"Seluruh dana dari pertandingan saya, gaji bulanan saya, dan uang tambahan yang saya dapatkan, sebenarnya dinikmati oleh orangtua saya, bukan diriku sendiri. Saya pun berharap bisa seperti mereka yang masih bisa melanjutkan pendidikan di universitas, namun bagaimana dengan buktinya?" tutup Fidya.
Oleh karena itu, Fidya memilih untuk meninggalkan rumah dan mengikat janji suci tanpa persetujuan orang tua.
Sekarang Fidya menyatakan bahwa dia telah menikah dan memiliki seorang putra.
Bantahan Sang Ibu
Sama seperti suaminya, Ibunya Fidya yang bernama Khodijah menyangkal bahwa mereka telah menyiksanya.
"Temanya bisa ditanyain, karena saat latihan selalu diajak oleh ayahnya dan itu berbeda dari pembicaraan Fidya," jelas Khodijah.
Terkait masalah kedua orangtua yang tidak menyetujui hubungan Fidya, Khodijah langsung menyatakan penolakannya secara gamblang.
Khodijah merasa bahagia apabila mengetahui bahwa Fidya telah memiliki anak.
"Bila memiliki anak tentu akan diterima. Saya tidak tahu apakah dia sudah memiliki anak atau belum, tetapi jika benar-benar memiliki anak, alhamdulillah mari kita terimanya saja," tambah Khodijah.
Maka sekarang Khodijah berkeinginan agar Fidya dapat kembali ke rumahnya dan hidup harmonis bersama kedua orang tuanya lagi.
Editor : Pimred Laksamana.id