Sebagai contoh, beberapa jenis obat diuretik meliputi torsemide, furosemide, bumetanide, serta ethacrynic acid.
8. Obat pencahar
Obat-obatan pengurai tinja yang tersedia over-the-counter atau yang diberikan oleh dokter bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal. Hal ini berpotensi merusak organ ginjal itu sendiri atau bahkan mengarah pada kondisi gagal ginjal.
Keadaan ini khususnya berlaku untuk obat-obatan yang memiliki kandungan natrium fosfat oral atau OSP.
Agar terhindari dari ancaman masalah pada organ ginjal karena konsumsi obat-obatan, patuhilah petunjuk pemakaian serta hindari menggunakan obat tersebut untuk waktu yang lama.
Pasien yang menerima obat dari dokter disarankan untuk menyelesaikan semua pengobatan sesuai petunjuk medis walaupun mereka merasakan perbaikan dalam keadaannya.
Lansia dengan masalah kesehatan tertentu harus berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu sebelum minum obat dari resep atau obat over-the-counter.
Pastikan juga agar selalu terhidrasi dengan baik, memilih makanan yang rendah sodium, menambahkan lebih banyak buah dan sayuran dalam diet harian Anda, serta rutin melakukan olahraga sehari-hari guna mengurangi risiko kerusakan pada organ ginjal.
Editor : Pimred Laksamana.id