Terkadang, para orangtua cenderung menyukai perilaku yang aktif pada anak mereka sehingga secara tak langsung membandingkan anak bertipe introvert dengan ekstrovert. Akan tetapi, perbuatan seperti itu sebaiknya dihindari karena bisa mengganggu rasa percaya diri sang buah hati dan bahkan menimbulkan tekanan baginya.
4. Jangan paksa anak agar memiliki banyak teman.
Banyak orangtua mungkin menyukai anak-anak yang pandai bergaul dengan orang lain. Akan tetapi, sebaiknya jangan mendesak anak bertipe introvert agar menjadi seperti itu, karena bisa menimbulkan tekanan pada mereka.
Jangan risau jika anak Anda pendiam tak mempunyai banyak sahabat. Biasanya mereka masih akan berusaha mendapatkan teman, namun dengan jumlah terbatas. Ini karena orang-orang bertipe introvert cenderung merasa nyaman dengan pergaulan yang sederhana dan eksklusif.
5. Sampaikan kritik dengan cara yang personal
Tiada seorang pun anak yang gemar dimarahi atau dipermalukan di hadapan khalayak, apalagi bila sang buah hati termasuk tipe pendiam dan mudah minder. Karenanya, bilamana anak Anda berbuat keliru, lebih baik hindari mencela mereka tepat saatitu di tengah keramaian orang lain.
Lebih baik ajak anak bicara satu lawan satu dan jelaskan kekeliruannya menggunakan bahasa yang halus. Cara ini tidak hanya dapat melindungi martabat anak tetapi juga umumnya lebih berhasil dalam membuat anak sadar akan kesalahan mereka.
Psikolog: Cara Menangani Anak dengan Sikap Kritis
Editor : Pimred Laksamana.id