Studi lain telah menemukan, asupan vitamin C yang tinggi juga dapat mengurangi risiko beberapa kanker lainnya, termasuk kanker payudara, perut, dan prostat.
2. Sembelit
, makan rambutan dapat membantu pencernaan yang sehat karena kandungan seratnya.
Pasalnya, sekitar setengah dari serat dalam daging buah rambutan tidak dapat larut. Ini berarti serat tersebut melewati usus tanpa dicerna.
Serat yang tidak larut akan menambah volume feses dan membantu mempercepat transit usus, sehingga mengurangi kemungkinan sembelit.
Sementara itu, rambutan juga mengandung serat larut yang menyediakan makanan untuk bakteri baik di usus.
Pada gilirannya, bakteri yang ramah ini menghasilkan asam lemak rantai pendek, seperti asetat, propionat, dan butirat, yang memberi makan sel-sel usus.
Asam lemak rantai pendek ini juga dapat mengurangi peradangan dan memperbaiki gejala gangguan usus, termasuk sindrom iritasi usus besar (IBS), penyakit Crohn, dan kolitis ulserativa.
3. Meredakan infeksi
Buah rambutan berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dalam beberapa cara.
Contohnya, buah ini kaya akan vitamin C, yang dapat mendorong produksi sel darah putih yang dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi.
Terlalu sedikit vitamin C dalam makanan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.
Editor : Pimred Laksamana.id