"Terutama di daerah pegunungan, di Puncak, karena itu bisa jadi sumber banjir ke hilir. Tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga mengalir ke utara, termasuk Jakarta," katanya.
Dwikorita menegaskan bahwa beberapa wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra harus meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari mendatang.
Wilayah yang diperkirakan terkena curah hujan tinggi antara lain, Jawa Barat, terutama pada daerah pegunungan dan hilir sungai, kemudian Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sebagian Sumatra Selatan (Palembang), dan Bengkulu dengan dampak ringan.
BMKG berharap operasi modifikasi cuaca ini dapat mengurangi intensitas hujan di wilayah-wilayah kritis.
"Saya memprediksi sampai 11 Maret masih perlu siaga atau bahkan waspada," kata Dwikorita.
Editor : Pimred Laksamana.id
