Situasi Tanggap Bencana, BMKG dan BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Situasi Tanggap Bencana, BMKG dan BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Situasi Tanggap Bencana, BMKG dan BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

) akan melakukan modifikasi cuaca di tengah situasi tanggap bencana, menyusul curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir di berbagai daerah.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan bahwa BMKG akan bekerja sama dengan BNPB dalam menangani bencana, termasuk dalam mengadakan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang akan dimulai besok.

"Siklus hidrometeorologi akan terus berlanjut," kata Dwikorita.

Dwikorita menegaskan bahwa BMKG tetap terlibat dalam mendukung operasi tersebut, terutama dalam aspek teknologi dan prediksi cuaca.

"Tetapi BMKG terlibat untuk mendukung, terutama dari sisi teknologinya. Yakni penetapan lokasi modifikasi cuaca berdasarkan masukan dari BMKG," tambahnya.

:

di daerah rawan.

“Konsepnya adalah menghalangi awan-awan yang bergerak ke daerah yang. Jadi dijatuhkannya misalnya masih di laut. Jadi tidak dijatuhkan di darat," kata Dwikorita.

:

Operasi pada Rabu (5/3/2025) akan berfokus pada wilayah Jawa Barat karena kondisi geografis wilayah tersebut yang rentan terhadap peningkatan debit air dari daerah pegunungan ke daerah hilir.

"Terutama di daerah pegunungan, di Puncak, karena itu bisa jadi sumber banjir ke hilir. Tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga mengalir ke utara, termasuk Jakarta," katanya.

Dwikorita menegaskan bahwa beberapa wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra harus meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari mendatang.

Wilayah yang diperkirakan terkena curah hujan tinggi antara lain, Jawa Barat, terutama pada daerah pegunungan dan hilir sungai, kemudian Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sebagian Sumatra Selatan (Palembang), dan Bengkulu dengan dampak ringan.

BMKG berharap operasi modifikasi cuaca ini dapat mengurangi intensitas hujan di wilayah-wilayah kritis.

"Saya memprediksi sampai 11 Maret masih perlu siaga atau bahkan waspada," kata Dwikorita.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: