Scroll untuk baca artikel

BNUI dan GTI Sulut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas, Hindari Provokasi Jelang 30 September

BNUI dan GTI Sulut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas, Hindari Provokasi Jelang 30 September
BNUI dan GTI Sulut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas, Hindari Provokasi Jelang 30 September

Ia juga meminta aparat keamanan melakukan pemantauan dan pengamanan secara profesional, terukur dan sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kami meminta aparat untuk mengantisipasi potensi gesekan di lapangan secara profesional. Apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum, silakan diproses berdasarkan fakta, bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jangan ada tindakan main hakim sendiri dari kelompok mana pun,” tegasnya.

Fikri turut mengajak masyarakat Papua dan seluruh warga yang berada di Sulawesi Utara untuk tetap menjaga persaudaraan serta tidak terpancing provokasi.

“Kita semua hidup berdampingan di Sulawesi Utara. Mari kita jaga toleransi dan persaudaraan. Perbedaan pandangan mengenai sejarah maupun persoalan politik harus disampaikan melalui cara-cara damai dan konstitusional,” katanya.

BNUI dan GTI mengimbau seluruh masyarakat, termasuk mahasiswa dan warga asal Papua yang berada di Sulawesi Utara, untuk tidak mudah terprovokasi serta tetap menjaga hubungan persaudaraan dan keharmonisan antarmasyarakat.

Kedua organisasi tersebut menilai momentum 30 September 2026 tidak semestinya menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat. Perbedaan pandangan mengenai sejarah maupun isu politik, menurut mereka, perlu ditempatkan dalam ruang dialog yang damai dan sesuai dengan hukum.

“Sulawesi Utara adalah rumah bersama. Mari kita jaga persaudaraan, toleransi dan keamanan. Jangan sampai perbedaan pandangan berubah menjadi konflik di tengah masyarakat,” kata Stenly.

Fikri Alkatiri menambahkan, GTI bersama BNUI Sulawesi Utara siap mendorong terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“GTI dan BNUI Sulut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjaga persatuan dan tidak memberikan ruang bagi tindakan provokatif maupun kekerasan,” pungkas Fikri.

BNUI Sulawesi Utara dan LSM GTI menyatakan siap berkoordinasi dengan aparat keamanan serta seluruh pihak terkait agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung tertib, damai dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat umum. (R Saleh)

Editor : Pimred Laksamana.id
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini