Upaya tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berbicara mengenai peningkatan ekonomi, tetapi juga bagaimana masyarakat ikut menjaga lingkungan yang menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.
Dari Dapur Keluarga, Melawan Stunting
Kepedulian terhadap generasi penerus diwujudkan melalui program Seribu Asa di wilayah Kepulauan Seribu Utara.
Program ini diarahkan untuk mendukung penurunan stunting sekaligus meningkatkan kemandirian istri nelayan dengan menempatkan ibu rumah tangga sebagai salah satu penggerak utama.
Sejumlah kegiatan dilakukan, mulai dari pemberian makanan utama (PMU) untuk mendukung pemenuhan dan perbaikan status gizi anak sasaran, kelas Montessori untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini, hingga kelas ibu hamil bersama tenaga ahli di bidang ibu dan anak.
Program tersebut juga dilengkapi Kelas 1.000 Hari Pertama Kehidupan guna meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak.
Membantu Nelayan Menghadapi KetidakpastianBagi nelayan tangkap, hasil melaut tidak selalu dapat diprediksi. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam program Pelaut Tangguh.
Program ini diarahkan untuk meningkatkan pendapatan nelayan melalui pengembangan alternatif mata pencaharian sekaligus mengoptimalkan hasil tangkapan.
Kegiatannya antara lain pengembangan budidaya rumput laut, pemanfaatan alat tangkap tradisional yang mendukung perikanan berkelanjutan, pengembangan bubu dengan tutupan limbah nylon, serta penyediaan GPS untuk membantu nelayan menentukan dan menyimpan titik koordinat rumpon.
Editor : Pimred Laksamana.id
