“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” tegasnya.
Selain itu, seluruh komponen bangsa diharapkan terus memperkuat komitmen kebangsaan dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan upaya yang dapat mengganggu persatuan nasional.
“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Secara khusus kepada para prajurit, Dandim menegaskan bahwa TNI harus selalu siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan mempertahankan ideologi negara dari berbagai ancaman.“Pancasila bukan untuk dihafal, tetapi untuk diamalkan. Bagi prajurit, mengamalkannya berarti memberikan keringat, pengabdian, tugas, dan pengorbanan terbaik setiap hari kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Letkol Inf Danang Setiaji.
Editor :
