Laksamana.id || Pesawaran, Lampung –
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. secara resmi melepas peserta Perlombaan Muktamad Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Tingkat Provinsi Lampung yang akan mewakili Kabupaten Pesawaran. Kegiatan pelepasan berlangsung di Masjid Agung Islamic Center Pesawaran, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pesawaran K.H. Agus Mahfudz, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pesawaran H. Ahmad Ulinnuha, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kabupaten Pesawaran Gus M. Shonhaji Maulana, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Turut hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kominfotiksan, Plt. Kasat Pol PP, Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kabag Kesra, serta Camat Gedong Tataan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pesawaran H. Ahmad Ulinnuha menjelaskan bahwa Perlombaan Muktamad RMI akan dilaksanakan pada 23–25 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan program pertama yang diselenggarakan oleh RMI Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung.
Ia menyebutkan, Kabupaten Pesawaran mengirimkan 57 santri putra dan putri yang berasal dari 9 pondok pesantren, didampingi oleh 4 orang ofisial.“Kami berharap para santri dapat menjaga kesehatan dan pola makan selama mengikuti kegiatan. Perlombaan ini tidak hanya bersifat rohani, tetapi juga jasmani. Semoga santri-santri asal Pesawaran dapat memberikan hasil terbaik sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. menyampaikan apresiasi kepada RMI dan PCNU Kabupaten Pesawaran atas peran aktifnya dalam memperkuat pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus pengembangan sumber daya manusia.
Menurutnya, Perlombaan Muktamad RMI merupakan wadah strategis untuk membentuk generasi santri yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di tingkat regional hingga nasional.
Bupati menegaskan bahwa para peserta yang diberangkatkan merupakan duta terbaik Kabupaten Pesawaran. Ia pun berpesan agar para santri mampu menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi sportivitas, serta menampilkan nilai-nilai luhur pesantren selama perlombaan berlangsung.
Editor : Yanto