Laksamana.id || Lampung Tengah —
Meski Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 telah resmi berakhir, Polres Lampung Tengah memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan hingga 5 Januari 2026. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sebagai salah satu wilayah jalur perlintasan utama di Provinsi Lampung, Lampung Tengah masih berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan, baik dari arah Bandar Lampung menuju wilayah utara maupun sebaliknya.
Selain itu, aktivitas masyarakat di sejumlah titik keramaian dan lokasi wisata masih berlangsung pascalibur panjang.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Lampung Tengah AKP Dedi Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya menyiagakan sebanyak 115 personel hingga 5 Januari 2026 sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas.
“Pengamanan difokuskan pada pengaturan lalu lintas, penjagaan pos pelayanan dan pos pengamanan di jalur arteri maupun rest area Tol Trans Sumatera, serta patroli rutin di jalur rawan kepadatan dan lokasi wisata,” ujar AKP Dedi, Sabtu (3/1/2026).Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara preventif dan humanis. Personel tidak hanya berjaga di pos, tetapi juga melaksanakan patroli mobile di jalur lintas utama, titik rawan kemacetan, serta kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara, menjaga kondisi fisik, dan mematuhi aturan lalu lintas.
“Apabila merasa lelah, pengendara kami sarankan untuk beristirahat dan memanfaatkan pos pelayanan yang telah disiapkan,” tambahnya.
Dengan pengamanan berkelanjutan ini, Polres Lampung Tengah berharap aktivitas masyarakat pascalibur Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Editor : Yanto