Diduga Judi Ikan-Ikan Viral, Jurnalis Diteror Oknum Pengurus Judi Bos Bolang

Diduga Judi Ikan-Ikan Viral, Jurnalis Diteror Oknum Pengurus Judi Bos Bolang
Diduga Judi Ikan-Ikan Viral, Jurnalis Diteror Oknum Pengurus Judi Bos Bolang

Laksamana.id l Batang Asam – Seorang jurnalis menjadi korban intimidasi setelah pemberitaan mengenai praktik perjudian meja ikan-ikan yang diduga dikelola oleh seorang yang dikenal sebagai Bos Bolang viral di media sosial.

Ironisnya, jurnalis tersebut merasa heran karena amarah oknum yang mengaku sebagai "centeng" atau pengurus judi bernama Nurdin itu justru ditujukan kepadanya, padahal pemberitaan tersebut berasal dari media lain.

"Nurdin menelepon saya dengan nada tinggi, marah-marah. Dia menuduh saya yang memuat berita tentang bisnis haram tersebut," ujar jurnalis yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan.

Menurut penuturan jurnalis tersebut, Nurdin menuduhnya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas viralnya pemberitaan judi ikan-ikan yang meresahkan masyarakat.

Padahal, ia sama sekali tidak terlibat dalam penulisan maupun publikasi berita tersebut.

"Saya sudah menjelaskan bahwa berita itu bukan dari saya, tapi dia tetap tidak percaya dan terus mengancam," lanjutnya.

Kasus ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

Praktik intimidasi dan ancaman terhadap jurnalis merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers dan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.

Saat ini, jurnalis tersebut mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dan organisasi pers terkait, guna mendapatkan perlindungan hukum dan memastikan keamanan dirinya.

Menurut masyarakat setempat lokasi praktik perjudian meja ikan-ikan berada di simpang Rambutan, Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tepatnya jalan arah desa Rawa Kempas, selain itu di dekat kandang Ayam, arah ke Kim A sebelah dari lintas. "Banyak di sana bg" tukas sumber. (Tim).

Editor : Pimred Laksamana.id
Sumber : Tim buru berita