Scroll untuk baca artikel

Kematian Harimau Sumatera: Bakas, Jadi Peringatan untuk Perbaikan Konservasi

Kematian Harimau Sumatera: Bakas, Jadi Peringatan untuk Perbaikan Konservasi
Kematian Harimau Sumatera: Bakas, Jadi Peringatan untuk Perbaikan Konservasi

GERMASI bersama Cakra Surya Manggala (CSM) yang dipimpin Dr. Mujizat Tegar Sedayu, S.H., M.H., IFHGAS, berencana membawa kasus ini ke tingkat nasional.

Keduanya mendesak Presiden RI dan Menteri Kehutanan untuk turun tangan langsung menindaklanjuti peristiwa ini.

“Kematian Bakas bukan sekadar kasus kematian satwa, tapi alarm keras bagi sistem konservasi kita. Harus ada audit menyeluruh terhadap lembaga konservasi di seluruh Indonesia, khususnya di Lampung dan Bengkulu,” tegas Ridwan.

Selain itu, GERMASI menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan relokasi satwa liar, agar prioritas penanganan kembali pada pelepasliaran di habitat alami, bukan sekadar penempatan di kandang yang berisiko tinggi terhadap keselamatan satwa.

Momentum Perbaikan Konservasi Nasional

Dalam pernyataan penutupnya, Ridwan menekankan bahwa kematian Bakas harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem konservasi nasional.

Editor : Yanto
Sumber : GERMASI
Bagikan

Berita Terkait
Terkini