Ia juga meminta jajaran untuk terus melakukan pendataan masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni, termasuk yang mengalami stunting dan kekurangan gizi.
“Untuk 2026, kita menargetkan Rp5 miliar untuk program bedah rumah. Semoga dapat terealisasi dan masyarakat semakin sejahtera. Saya juga akan memberikan reward khusus bagi warga yang mampu menyelesaikan pembangunan dalam satu bulan,” tambahnya.
Sementara Wawako Allex Saputra menekankan pentingnya kolaborasi agar lima tahun ke depan tidak ada lagi warga Padang Panjang yang masuk kategori miskin ekstrem.
“Saling berkolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan. Mari manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Serta terus berinovasi di tingkat kelurahan maupun RT demi terwujudnya kesejahteraan bersama,” katanya.Kegiatan ini juga diisi tausiyah oleh Ustadz Zulmairici serta dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Nofiyanti, Asisten II Ewasoska, Kepala Dinas Perkim LH, Alvi Sena, Pimpinan Bank Nagari Padang Panjang, Handre Irviyandi camat, lurah, dan undangan lainnya. (shintia)
Editor : Yanto