"Percayalah, proses ini adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Manfaatkan setiap kegiatan pembinaan agar kelak setelah bebas bisa menjadi pribadi yang lebih baik," imbuhnya.
Wayan berharap, pembinaan yang diberikan tidak hanya membebaskan warga binaan secara administratif, tetapi juga membebaskan mereka dari perilaku menyimpang.
"Kebebasan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu lepas dari perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dengan begitu, kita bisa memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan apel ini menjadi bagian dari upaya Lapas Banyuwangi dalam mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Editor : Yanto
