Scroll untuk baca artikel

Danrem 042/Gapu Dukung Penuh Penanaman Padi Serentak di Jambi

Danrem 042/Gapu Dukung Penuh Penanaman Padi Serentak di Jambi
Danrem 042/Gapu Dukung Penuh Penanaman Padi Serentak di Jambi

Dijelaskannya

Kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk penyediaan Pangan Nasional adalah dengan menetapkan program Kerja Astacita Presiden Republik Indonesia, salah satu misi Astacita tersebut adalah tersedia pangan bagi masyarakat.

Salah Satu Upaya Pemerintah satu upaya pemerintah Republik Indonesia untuk mendukung ketahanan Pangan Nasional adalah melalui program penambahan luas tanam padi sawah diseluruh wilayah Indonesia pada tahun 2025 dengan target seluas 2 JUTA Ha.

“Untuk mendukung pembangunan bidang pertanian tersebut kami menetapkan Misi PANCACITA Muaro Jambi yaitu Maju SDM, Maju Infrastruktur, Maju Ekonomi, Maju Tata Kelola Pemerintahan dan Maju Pelestarian Lingkungan. Sedangkan program untuk mendukung misi Maju Ekonomi Muaro Jambi tersebut, Yaitu Program Lumbung Pangan dengan Tagline "PANGAN BERDAULAT, PETANI SEJAHTERA", melalui pengelolaan potensi sumber daya alam yang efektif dalam memajukan perekonomian" di Kabupaten Muaro Jambi,”tambah pria yang akrab disapa BBS ini.

Menurutnya, Luas Sawah Dilindungi (LSD) saat ini seluas 5.735 Ha. Potensi ini dikembangkan dan dikelola dengan baik untuk mendukung kinerja Astacita Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan Nasional, baik Provinsi Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi Khususnya, dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus berkordinasi dalam membangun sinergitas baik dengan pemerintah pusat maupun Provinsi Jambi melalui dukungan berbagai program dan kegiatan sektor tanaman pangan dan hortikultura serta membangun kerjasama/kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah, TNI, Kepolisian, pengusaha dan petani, sehingga pembangunan pertanian sektor tanaman pangan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Adapun lahan sawah lokasi penanaman tanam padi serentak di Desa Tunas Mudo ini seluas 46 Ha, yang dikelola 5 (lima) Kelompok Tani dan lahan sawah ini akan menjadi pilot proyek dalam peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari 2 kali tanam menjadi 3 kali tanam dalam setahun dengan tujuan untuk meningkatkan produksi padi.

Editor : Pimred Laksamana.id
Bagikan

Berita Terkait
Terkini