Serangan brutal ini tidak hanya memperparah situasi kemanusiaan yang sudah sulit di Gaza, namun juga meruntuhkan upaya-upaya diplomatis untuk mencapai kedamaian.
Ini sekali lagi menunjukkan niat jahat Israel untuk melenyapkan rakyat Palestina tanpa belas kasihan.
Untuk mencapai kedamaian serta keadilan, Malaysia menyerukan kepada Majelis Kesekretariatan PBB dan komunitas global agar segera mengambil tindakan kuat guna memutus mata rantai pembantaian dan penggenosidan yang terjadi saat ini.
Israel harus dipaksa mematuhi hukum internasional, menghormati resolusi PBB, dan kembali ke meja perundingan.
Malaysia, menurut pernyataan itu, akan terus mengintensifkan upaya diplomatik melalui kerja sama dengan Organisasi Kerja sama Islam (OKI), Liga Arab, dan mitra internasional untuk mengakhiri konflik ini dan mengadvokasi pembentukan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
Duta Besar Amerika di Jakarta digelari demonstrasi
Pada hari Jumat (21/3), sekitar pukul 15:30 WIB, massa demonstrasi yang berasal dari beragam kelompok organisasi serta komunitas keagamaan berkumpul di hadapan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta. Demonstrasi damai tersebut diselenggarakan untuk menyatakan dukungan kepada rakyat Palestina dan meminta agar Israel mengakhiri operasi militer mereka yang sudah melibatkan banyak korban tewas.
Pengunjung membawa sejumlah perlengkapan seperti bendera Palestina dan poster pendukung, menunjukkan komitmen masyarakat Indonesia mendukung Palestina. Di tempat tersebut juga dipersiapkan sebuah panggung besar untuk pidato oleh beberapa wakil. Selama penyampaian pidato, para pemimpin ini mengkritik keras Israel karena dinilai telah melanggar traktat damai dan tak memberikan hormat pada bulan Ramadhan sambil tetap melakukan penyerangan.
Berdasarkan laporan paling baru, agresi yang dilancarkan oleh Israel mulai hari Selasa sudah mengakibatkan mendekati 700 orang tewas, mencakup wanita serta balita. Kondisi tersebut menimbulkan kekesalan di kalangan publik dunia secara luas, tak terkecuali Indonesia.
Sementara itu, beberapa hari lalu, Presiden RI Prabowo Subianto menerima utusan khusus dari Presiden Palestina yang menyampaikan surat terkait kondisi terkini di Palestina. Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung perjuangan Palestina di berbagai forum internasional.
Solidaritas ini berjalan dengan tenang dan ditutup dengan doa bersama demi keamanan warga Palestina serta perdamaian global.
Editor :
Pimred Laksamana.id