Jumlah banyaknya pemain yang sudah mendapatkan kewarganegaraan baru-baru ini telah meningkatkan permainan tim nasional Indonesia. Akan tetapi, kecerdikan di lini depan masih belum mencapai hasil yang memadai.
Hingga saat ini, tim nasional sepak bola Indonesia hanya telah mencetak enam gol dalam enam pertandingan yang dimainkan, meskipun hal tersebut sudah cukup untuk melewati peringkat Arab Saudi.
Sebelumnya, Timnas Indonesia bergantung pada Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen untuk membentuk serangan. Akan tetapi, permainan kedua pemain tersebut belum mencapai tingkat kestabilan yang memadai.
Melihat situasi tersebut, Sergio Van Dijk bercanda seperti ingin kembali ke usia 15 tahun yang lalu untuk dapat memperkuat Timnas Indonesia.
"Sering kali saya memikirkan hal tersebut (bermain kembali untuk Indonesia)," ungkapnya saat diwawancarai oleh The Asian Game.
"Pemain tim ini kurang berdaya dalam hal serangan," katanya.
Kelumpuhan di barisan penyerangan ini pun turut mendapat perhatian besar sehingga pada akhirnya mengarah ke naturalisasinya Ole Romeny.
Pemuda berusia 24 tahun tersebut telah mengenyam pengalaman bertanding di Eredivisie saat membela NEC Nijmegen, FC Emmen, serta FC Utrecht.
Saat ini bersama Oxford United di Liga Championship, dia diharapkan dapat mengatasi masalah kurangnya jumlah gol yang dicetak oleh pemain Indonesia.
"dia telah mengumpulkan beberapa pengalaman pada tingkat yang baik, oleh karena itu saya sangat menantikannya," ungkap van Dijk.
Editor : Pimred Laksamana.id