Scroll untuk baca artikel

Habis Dirampas, Makam Firaun Legendaris Terabaikan di Mesir

Habis Dirampas, Makam Firaun Legendaris Terabaikan di Mesir
Habis Dirampas, Makam Firaun Legendaris Terabaikan di Mesir

Hasil Penemuan Bengkel Gerabah dan Kaca

Di luar pemakaman mistis tersebut, para ahli arkeologi pun mengungkapkan adanya jejak-jejak gudang produksi keramik dan kaca di Banawit, sebuah desa di bagian utara Abydos. Tempat-tempat ini datang dari masa saat Mesir dikuasai oleh Kekaisaran Romawi sekitar tahun 30 SM hingga 642 Masehi. Lokasi ini memuat banyak tungku pemanasan serta ruangan penyimpanan yang cukup besar.

Dalam workshop tersebut, para peneliti berhasil mengidentifikasi sejumlah 32 buah ostraka, yakni fragmen-fragmen keramik tempat tulis-menulis dilakukan. Isi dari tulisan-tulisan itu meliputi catatan tentang perdagangan serta mekanisme pengenaan cukai di zamannya. Yang menjadi sorotan adalah bahwa teks pada ostraka ini disusun menggunakan bahasa Yunani dan Demotic, suatu jenis hieroglif kuno asal Mesir.

Selama periode antara abad ketujuh sampai keempat belas Masehi, tempat ini dipergunakan kembali sebagai area pemakaman. Di sinilah para ahli arkeologi mengungkap bekas-bekas keluarga yang dikubur di lokasi tersebut.

Penggalian pemakaman raja-raja yang tidak diketahui sebelumnya ini merupakan sebuah penemuan penting dalam bidang sejarah, yang bisa membuka pandangan baru tentang masa Periode Intermediet Kedua di Mesir purba. Melalui penyelidikan lanjutan, diyakini bahwa akan ada lebih banyak data terkait para penguasa lama yang menjaga daerah Abydos.

Di samping itu, temuan pabrik keramik dan kaca pun menggambarkan peran vital lokasi tersebut dalam kemajuan ekonomi serta aspek sosial Mesir melintasi masa-masa historis yang berbeda.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini