Animasi
Berdasarkan teori psikologis, individu dengan kebutuhan pengakuan besar biasanya menaruh minat pada film kartun karena mereka mengapresiasi hubungan keluarga yang kuat. Sementara itu, penonton yang gemar kartun cenderung memiliki sifat lebih neurotik. Mungkin alasannya adalah bahwa orang-orang yang merasa khawatir senang menjelajahi sesuatu yang baru dalam suasana yang terjamin keselamatannya seperti gedungbioskop.
Akan tetapi, seseorang yang menggemari animasi cenderung memiliki empati yang lebih kuat dibandingkan dengan mereka yang suka film horor, sehingga animasi menjadi lebih mudah untuk diterima bagi kelompok orang tersebut.
Film Klasik
Film-film klasik jarang dibahas dalam studi psikologi tentang film dan karakter. Sebenarnya, bahan bacanya sangat terbatas di bidang ini.Tetapi, beberapa riset telah mencatat bahwa individu yang gemar nonton film klasik cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi akan kebaruan.Jadi, bisa jadi mereka merupakan sosok-sosok penuh kreasi yang senang berinteraksi dengan jenis-jenis cerita memicu pemikiran kompleks.
Fiksi Ilmiah
Berdasarkan teori psikologi, individu yang gemar menonton film fiksi ilmiah menghargai rangsangan mental serta sensasi seni yang disajikan dalam jenis tayangan tersebut.
Film olahraga
Berdasarkan ilmu psikologi, mereka yang gemar menonton film tentang olahraga biasanya tenang namun kurang tertarik pada berbagai macam pengalaman baru ataupun stimulasi. Sifat lainnya adalah bersosialisasi dengan mudah serta menjadi individu yang dapat diandalkan.
Berikut ini adalah pemahaman tentang karakteristik individu melalui jenis film kesukaannya. Dengan mempelajari film terfavorit seseorang, kita dapat mula-mulai mengidentifikasi ciri-cirinya berdasarkan hasil riset dalam bidang psikologi. (JPC)
Editor : Pimred Laksamana.id