Awalnya, seorang ahli sejarah dari Perancis bernama Édouard de Laboulaye, mengusulkan ide pembuatan patung itu pada tahun 1865. Kemudian pekerjaannya baru dimulai di Prancis pada tahun 1875.
Patung besar itu disajikan sebagai hadiah bagi Menteri Amerika Serikat untuk Prancis, Levi Morton (yang kelak akan jadi wakil presiden), dalam suatu perayaan yang digelar di Paris pada tanggal 4 Juli 1884.
Di tahun 1885, patung yang sudah diselesaikan dengan ketinggian 46 meter serta bobot mencapai 225 ton itu dibongkar lalu dikirimkan menuju Kota New York.
Patung tersebut kemudian dilegalkan melalui peresmian oleh Presiden Grover Cleveland pada tanggal 28 Oktober 1886. Seiring berjalannya waktu, obor yang ada di atas tangan kanannya telah melewati beberapa tahapan penyesuaian; ini mencakup pengubahan menjadi sistem penerangan dengan menggunakan daya listrik pada tahun 1916 serta pembaharuan besar-besaran (yang melibatkan lapisan kulit timah bergambar dari belakang atau disebut juga teknik embossage dengan lembaran tembaga yang dibentuk dan dilapisi dengan daun emas) sekitar pertengahan dekade '80 dalam abad kedelapanbelas saat prosesi pemulihan dan renovasi digunakan sebagai bagian dari acara merayakan satu seteruu puluh tahun yang dirayakan pada Juli 1986.
Patung Liberty juga terdaftar sebagai warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1984.
Editor : Pimred Laksamana.id