Di samping itu, dr. Risky juga menganjurkan untuk membagi waktu latihan menjadi beberapa sesi singkat dengan tingkatan kekuatan yang pas.
Misalnya, apabila umumnya melakukan olahraga selama 30 menit, pada waktu berpuasa bisa dipecah menjadi tiga kali sesi, setiap sesinya 10 menit dan tingkat kekuatannya disesuaikan dengan kesehatan fisik Anda.
Berikutnya, menjaga kelembapan dalam tubuh dan mengonsumsi nutrisi dengan benar pun perlu diperhatikan. Dokter Risky merekomendasikan agar meningkatkan porsi karbohidrat kompleks, protein bermutu baik, serta vitamin dan mineral.
Karbohidrat kompleks seperti nasi, biji-bijian, dan kacang-kacangan bisa dimakan pada waktu sahur supaya stamina Anda tahan sepanjang hari dan tubuh tidak cepat letih.
Dia pun menyarankan untuk mengonsumsi protein dari berbagai sumber alami seperti daging tanpa lemak, ikan, dan unggas, bersama dengan serat yang didapat dari sayuran dan buah-buahan.
Sangat penting pula untuk memperhatikan asupan air. Dr. Risky menekankan kepada publik agar tetap mengonsumsi sekitar delapan cawan atau sama dengan dua liter air setiap harinya.
Di samping itu, mutu istirahat malam perlu diperhatikan, dan dr. Risky menyarankan untuk mengambil tidur siang yang pendek ( short nap ) antara 30 menit sampai 1 jam ketika berpuasa guna memulihkan energi.
Semangat untuk bergerak dan olahraga akan tetap terpelihara apabila dilakukan bersama dengan saudara atau kawan.
Keberadaan sahabat atau keluarga pasti membuat olahraga jadi lebih mengasyikkan, terutama jika dilakukan bersama grup. group exercise "itu pasti akan jadi lebih menarik," kata Dr. Risky.
Editor : Pimred Laksamana.id