"Jika seorang pria kekurangan uang, maka saetik Seketika prioritaskan istrimu, tetapi jangan lupakan juga orangtuamu. Namun jika suatu saat istrimu membutuhkan bantuan atau orangtuamu memerlukannya, memberi sesuatu yang secuilpun tak apa," ungkap Mamah Dedeh.
Undang-undang mengharuskan anak untuk menyokong orang tu meskipun mereka telah berkeluarga.
Anak-anak yang telah berumah tangga namun berniat untuk menyokong orang tuanya, disarankan agar mereka mengamati keadaan orang tua tersebut lebih awal.
Apabila orangtua kekurangan finansial, telah lanjut usia, serta tak lagi dapat bekerja, maka menjadi tanggung jawab seorang anak untuk menghidupi mereka. Allah SWT menyatakan hal ini dalam Surah Al-Baqarah ayat 215 dengan kalimat seperti di bawah ini:
Dia sedang berusaha keras untuk mendapatkan apa yang dia inginkan dan tidak akan menyerah begitu saja. Dia membutuhkan dukungan dari orang-orang di sekitarnya dalam perjalanannya mencapai tujuannya ini. Meskipun menghadapi banyak rintangan, kegigihan dan semangatnya tetap tak terkalahkan. Dengan keyakinan penuh serta tekad yang kuat, dia melanjutkan langkah-langkahnya menuju kesuksesan dengan harapan dapat mewujudkan impian-impian besar yang dimilikinya.
Artinya:
Mereka menanyakan kepada Anda (Nabi Muhammad) mengenai harta mana yang sebaiknya disedekahkan. Jawablah, 'Sesuatu dari harta apapun yang kalian sedekahkan, hendaknya ditujukan untuk membantu kedua orangtua, keluarga dekat, anak-anak terlantar, para fakir miskin, serta mereka yang bepergian dan memerlukan bantuan.' Setiap kebajikan yang kalian lakukan, sungguh-sungguh Allah-lah Yang Maha Mengetahui.
Ayat itu menyatakan bahwa Allah SWT mengenal semua perbuatan baik dari setiap manusia di bawah kendalanya dan akan memberikan balasan yang lebih berlimpah.
Rasulullah SAW bersabda, "Berikanlah dia (dinar) sebagai nafkah bagimu." Pria tersebut menjawab kembali, "Aku memiliki beberapa di antaranya." Maka Rasulullah SAW menambahkan, "Mulai lah dengan memberi makanan pada mereka yang menjadi tanggunganmu mulai dari ibu bapakmu, adik perempuanmu, dan saudaramu, setelah itu barulah ke kerabat yang lebih dekat dengamu."
Pilihan Redaksi
|
Berikut adalah penjelasannya mengenai nafkah isteri dan ibu. Mudah-mudahan informasi ini berguna untuk Anda, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway , yuk join Komunitas Laksamana.idSquad. Bergabung dengan mendaftar dan klik tersebut. di SINI . Gratis!
Editor : Pimred Laksamana.id
7 Metode Menyelesaikan Perselisihan dengan Suami/Istri Saat Bulan Suci Ramadhan
Hubungan Suami Istri Pagi-pagi Saat Ramadhan, Bagaimana Aturannya?
Peraturan dan Ketentuan Hubungan Suami Istri di Bulan Ramadhan Pada Malam hari