Fauzan yang saat ini berada di kelas 4, dengan sangat percaya diri dan jujur menggambarkan kegiatan harian mulai dari pagi hingga menjelang tidur. Kedewasaannya terlihat dengan jelas pada dirinya. Ia adalah seseorang yang tenang dan sopan.
"Saya terbiasa bangun untuk menunaikan salat Subuh, kemudian mempersiapkan diri pergi ke sekolah sambil makan pagi. Namun saat ini di bulan Ramadan, Fauzan dan keluarganya menghindari sarapan," katanya.
Di pagi hari, Ustaz serta kawank-kawan sejawatnya melakukan kegiatan murajaah pada suatu surah secara berurutan, setelah itu mereka lanjut dengan mengulang hafalan surah yang dimilikinya masing-masing.
Pada hari Jumat setiap minggu, Fauzan melakukan penyerahan hafalannya kepada Ustaz. Dia menyebutkan bahwa terkadang dia dapat menyerahkan sampai dengan dua halaman apabila proses penghafalan berjalan baik.
"Selain melakukan murajaah di pagi hari, kami juga mendapatkan pengajaran agama dari Ustazah yang meliputi tauhid, fiqih, dan akhlak. Kegiatan ini berlangsung hingga sekitar pukul 12:00," jelas Fauzan.
Setelah menyelesaikan shalat Dzuhur, lanjutan kegiatan adalah les privat mata pelajaran umum meliputi matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Bahasa Arab.
Setelah menjalani hari di sekolah atau sekitar pukul 14.00, Fauzan siap mempersiapkan diri untuk kegiatan pengajian yang akan dilaksanakan pada malam hari. Setelah itu, ia sempat istirahat dan melaksanakan salat Maghrib terlebih dahulu.
Kebiasaannya, setelah melaksanakan salat Maghrib, Fauzan mengkaji kembali hafalannya atau menambah hafalan baru, di mana kegiatan ini biasanya didampingi oleh sang bapak.
Sebelum istirahat malam, dia selalu memutarnya murottal surat Al-Mulk seperti saran dari ustazah untuk membantu penghapalan Al-Quran menjadi lebih mudah.
Kegiatan ini dilakukan Fauzan tanpa pernah merengekan.
Editor : Pimred Laksamana.id