Scroll untuk baca artikel

20 Destinasi Alam Segar di Klaten: Dari Pegunungan hingga Pandangan Merapi Yang Mengagumkan

20 Destinasi Alam Segar di Klaten: Dari Pegunungan hingga Pandangan Merapi Yang Mengagumkan
20 Destinasi Alam Segar di Klaten: Dari Pegunungan hingga Pandangan Merapi Yang Mengagumkan

Pengunjung selain dapat memandangi pesona Gunung Merapi, juga memiliki kesempatan untuk mencari foto-foto indah serta melakukan tur dengan menggunakan mobil jeeps. Sepanjang petualangan ini, para traveler akan dibawa untuk menyaksikan kebun-kebun kopi, belajar tentang cara pembuatan kopi, sampai akhirnya merasakan nikmatnya secangkir kopi terbaik yang disajikan.

17. Bendungan Kendalsari

Bendungan Karangkendal, juga disebut Karangkendal, adalah sebuah waduk yang terletak di Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Dari posisi waduk ini, pengunjung dapat melihat keindahan Gunung Merapi yang terletak kurang lebih 10 kilometer di atas puncaknya.

Wisatawan dapat menghabiskan waktu dengan berbagai kegiatan selain menyaksikan pemandangan indah tersebut, termasuk piknik, memancing, dan bahkan bersepeda keliling area bendungan.

18. Bukit Cinta

Bukit Cinta adalah area berbukit yang terletak di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Tempat wisata ini populer karena memiliki spot fotografi yang menarik untuk media sosial seperti Instagram.

Dari atas bukit, para wisatawan dapat melihat pemandangan sawah-sawah serta Kota Klaten. Jam yang ideal untuk berkunjung ke Bukit Cinta adalah di awal hari dan menjelang petang.

Biaya untuk memasuki Bukit Cinta cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 5.000 per individu. Tambahan biaya lainnya adalah tarif parkir kendaraan roda dua yang mencapai Rp 2.000 sertaRp 5.000untuk kendaraan beroda empat.

19. Embung Tirto Mulyo

Embong Tirto Mulyo terletak di kaki Gunung Merapi sisi selatan yang spesifiknya ada di Dusun Tegalmulyo, Wilayah Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Embong ini bertujuan untuk memenuhi sebagian dari keperluan air minum penduduk setempat ketika masa kemarau datang. Ketebalan embong tersebut bisa sampai 5 meter dan memiliki lebar kira-kira 0,6 hektar.

Embong tersebut dapat menyimpan air hujan dengan kapasitas mencapai 12.000 meter kubik. Di luar fungsinya sebagai tempat penampungan air, Embung Tirto Mulyo juga bertindak sebagai destinasi pariwisata.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini