”Untuk mengatasi hal tersebut, dalam waktu dekat akan di launching pelayanan e-KTP di 5 (lima) kantor kecamatan secara bertahap, sehingga akan memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah salah satu program unggulan, yang akan segera direalisasikan,” sambung nya.
Azwar menegaskan, meningkatkan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat, yang saat ini baru mencapai 60,34%, sangat jauh dari target, yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
”Saat ini, kami sedang berupaya sekuat tenaga, untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan, sehingga kedepan, seluruh masyarakat Lampung Timur, akan memiliki akses kesehatan yang adil, bermutu, dan terjangkau,” ungkapnya.
Mencermati tantangan pembangunan yang sangat komplek tersebut, tentu saja memerlukan pembiayaan yang memadai. Dengan ketergantungan APBD terhadap pendapatan transfer dari pemerintah pusat sangat tinggi, mengharuskan kita semua kreatif dan inovatif.
Wakil Bupati Lampung Timur dua Periode itu berharap, masyarakat dapat memberikan waktu kepada pemerintahan Ella -Azwar, untuk menata APBD dan memastikan bahwa pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, stabilisasi harga, kemudahan investasi dan hilirisasi, serta peningkatan kesejahteraan dan penciptaan lapangan pekerjaan, dapat terus dioptimalkan.
Dalam beberapa hari mendatang, kami bersama segenap jajaran aparatur, akan mencurahkan perhatian dalam menata APBD untuk memenuhi berbagai program unggulan, bersinergi dengan program Nasional dan Pemerintah Provinsi Lampung. Hal ini perlu dilakukan, agar di tengah keterbatasan, program unggulan dapat tetap dilaksanakan. Program unggulan dan pemenuhan janji kampanye dipastikan menjadi prioritas, untuk segera diselesaikan,” ucapnya.Lanjut Azwar, Salah satu program unggulan yang telah direalisasikan, adalah penyaluran Siltap kepala desa dan perangkat desa Triwulan IV tahun 2024, yang telah direalisasikan beberapa waktu lalu. Hal ini merupakan bukti, bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, sangat mengapresiasi dan mendukung kinerja seluruh kepala desa beserta perangkatnya, dalam pembangunan di desa masing-masing.
”Kami berharap Musrenbang Tingkat Kecamatan ini, dapat benar-benar dimanfaatkan untuk belanja masalah dan memberikan alternatif solusi, erta bukan hanya seremonial belaka” terang Azwar.
“Pada kesempatan ini kami ingin memastikan, bahwa aspirasi utama dari masyarakat, yang berdampak luas dan telah disepakati dalam musrenbang, dapat benar-benar terealisasi di tahun 2026 yang akan datang,” tutup Azwar Hadi. (Rusman Ali)
Editor : Pimred Laksamana.id