Scroll untuk baca artikel

Musrenbang Di Batanghari Nuban, Azwar Hadi Sampaikan Siwo Cita Mewujudkan Lampung Timur Makmur

Musrenbang Di Batanghari Nuban, Azwar Hadi Sampaikan Siwo Cita Mewujudkan Lampung Timur Makmur
Musrenbang Di Batanghari Nuban, Azwar Hadi Sampaikan Siwo Cita Mewujudkan Lampung Timur Makmur

Laksamana.id | Lampung Timur – Wakil Bupati Lamtim Azwar Hadi, berjanji akan menjalankan kepemimpinan daerah, dengan mengutamakan kepentingan seluruh masyarakat Lampung Timur tanpa terkecuali, 

Demikian disampaikan saat membuka acara Musyawarah Pembangunan (MUSRENBANG) Kabupaten Lampung Timur tahun 2025, dengan Tema “Memacu Pembangunan Infrastruktur Dasar, Pelayanan Publik dan Sumber Daya Manusia Untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Menuju Lampung Timur Makmur” di Aula Kecamatan Batanghari Nuban, Selasa (12/03/2025). 

“Inilah saatnya kita bergandeng tangan, seiring sejalan dengan semangat Sakai Sambayan, mewujudkan kemakmuran di Kabupaten Lampung Timur.” tutur Azwar Hadi 

Dikatakannya, Tahun 2026 adalah tahapan awal pelaksanaan pembangunan jangka menengah daerah, dalam rangka mewujudkan Visi Lampung Timur Makmur Menuju Indonesia Emas. Visi ini mengandung makna, bahwa pada Tahun 2030 yang akan datang Kabupaten Lampung Timur menjadi daerah yang maju dan aman, kolaboratif, mandiri, unggul dan religius warganya. 

”Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kami rumuskan dalam Sembilan Misi, yang kami sebut dengan Siwo Cita Menuju Lampung Timur Makmur. Dalam kesempatan ini pula, kami berharap para Kepala Desa dan seluruh stakeholder, agar dapat bersinergi dan berkolaborasi aktif, dalam pembangunan diwilayahnya masing-masing,” kata Azwar. 

Azwar mengajak seluruh elemen bersatu dan berkomitmen, untuk terus membangun dusun, membangun desa, dan membangun dari bawah. 

“Dengan dusun serta desa yang makmur, akan terwujud Kabupaten Lampung Timur Makmur Menuju Indonesia Emas,” imbuhnya. 

Dijelaskan oleh Azwar, bahwa tantangan pembangunan daerah kedepan tidaklah ringan. Ketidakpastian global dan nasional, serta tekanan efisiensi APBN yang dilaksanakan Pemerintah Pusat. 

Menurutnya hal itu mengakibatkan tertundanya, pelaksanaan beberapa program pembangunan daerah yang telah direncanakan. Kondisi tersebut, tentu saja menjadi tantangan bagi kita, untuk mengakselerasi pembangunan daerah kedepan. 

”Akselerasi pembangunan sangat diperlukan, untuk mengatasi berbagai permasalahan daerah, mulai dari sektor infrastruktur jalan kabupaten, yang saat ini hanya mencapai 54,7%, sangat jauh dari kemantapan jalan provinsi dan nasional, yang telah mencapai lebih dari 70%. Tantangan lainnya, adalah meningkatkan kualitas layanan publik khususnya pelayanan e-KTP, yang hingga saat ini dirasa masih belum optimal,”Kata Azwar 

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini