Selama berpuasa di bulan Ramadhan sangat baik untuk mengonsumsi banyak buah-buahan.
Selama bulan Ramadhan, orang Islam di seluruh dunia diharuskan untuk menahan lapar dan haus. Kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan cairan tubuh.
Risiko tersebut bisa dikurangi dengan mengatur pola konsumsi air secara tepat.
Pengaturan minum air putih selama bulan puasa Ramadhan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah 2 liter pada waktu pagi hari, 4 liter pada siang hari, dan 2 liter pada malam hari.
Mengonsumsi dua gelas air putih saat buka puasa, empat gelas saat makan malam setelah shalat tarawih, dan dua gelas saat sahur. Per gelas air putih setara dengan 230 mililiter (ml).
Selain minum air putih, Anda juga dapat memakan buah-buahan yang kaya air untuk menjaga kelembaban tubuh selama bulan Ramadan.
Berikut adalah beberapa pilihan buah yang sebaiknya dikonsumsi saat berbuka puasa untuk menghindari dehidrasi:
Baca juga:
Pilihan buah untuk berbuka puasa agar tidak dehidrasi
Berikut beberapa pilihan buah yang baik untuk berbuka puasa:
1. Apel
2. Jeruk
3. Anggur
4. Melon
5. Semangka
Pada saat berpuasa, tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Makanan yang mengandung air seperti buah sangatlah penting untuk diminum setelah berpuasa.
Daftar buah-buahan yang paling baik untuk dikonsumsi saat berbuka puasa di bulan Ramadhan adalah:
Buah semangka terdiri dari 91 persen air, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi pada saat berbuka puasa.
Buah ini juga merupakan sumber besar likopen, yang dapat melindungi sel dari kerusakan akibat sinar matahari dan meningkatkan kecerahan warna kulit.
Makan buah semangka saat berbuka puasa Ramadhan juga dapat memberikan asupan vitamin C.
Vitamin C membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan fungsi sistem saraf.
Mengonsumsi buah melon saat berpuasa juga dapat bermanfaat untuk menghidrasi tubuh karena kandungan airnya yang mencapai 90 persen.
Menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu irisan buah melon seberat 102 gram juga mengandung sekitar 1 gram serat dan 11 miligram (mg) vitamin C.
Kandungan seratnya dapat membantu Anda merasakan kenyang lebih lama.
Stroberi adalah buah yang paling banyak mengandung air, mencapai 91 persen.
Makan buah ini juga akan memberikan Anda asupan serat yang cukup tinggi.
Dalam 166 gram buah stroberi, Anda bisa mendapatkan asupan serat sekitar 3,3 gram.
Baca juga:
Buah limau gedang mengandung banyak cairan sampai 91 persen.
Meskipun rasanya asam, konsumsi buah ini saat berbuka puasa juga dapat memberikan Anda asupan serat dan vitamin C.
Jeruk limau gedang juga merupakan buah yang rendah kalori yang dapat mengenyangkan karena kandungan seratnya.
Jeruk dapat membantu menghilangkan dahaga selama bulan Ramadhan karena mengandung air sekitar 87 persen.
Selain itu, mengonsumsi buah jeruk juga dapat memberikan Anda asupan vitamin C, kalium, dan antioksidan.
Untuk mendapatkan nutrisi yang maksimal dari buah tersebut, sebaiknya dikonsumsi secara utuh, bukan dalam bentuk jus.
Buah lainnya yang bisa membantu tubuh Anda terhidrasi kembali saat berbuka puasa adalah nanas. Nanas mengandung 85% air.
Mengonsumsi buah ini juga dapat memberikan Anda asupan vitamin C dan serat yang cukup baik.
Selain itu, nanas juga mengandung enzim bromelain. Enzim ini membantu memecah protein dan mempercepat proses pencernaan.
Berikut beberapa buah yang baik untuk dimakan pada saat berbuka puasa agar tubuh tetap terhidrasi.
Baca juga:
Editor : Pimred Laksamana.id