Rumah Abah Jajang telah berubah menjadi tempat wisata setelah menjadi viral dua tahun yang lalu. Kini, rumah itu telah diubah menjadi penginapan dan ada harga tiket masuk yang ditawarkan.
Karena populer di media sosial, rumah Abah Jajang telah berubah menjadi tempat wisata.
Rumah itu menawarkan pemandangan air terjun yang sangat menakjubkan karena berada di Cianjur.
Dua tahun setelah suatu viral, Abah Jajang menambahkan penginapan di samping rumahnya.
Wisatawan dapat menghabiskan waktu liburan dengan menikmati keindahan curug dalam suasana yang nyaman.
Rumah Abah Jajang yang dulu pernah viral di media sosial karena menghadap ke curug di Cianjur, kini telah mengalami perubahan.
Menurut Tribunjabar.com, rumah Abah Jajang kini tampak makin indah dan menarik, sehingga menjadi tempat wisata yang populer.
Pada tahun 2023 yang lalu, kejadian itu meluncur di media sosial dengan penampakan rumah seorang kakek di Cianjur yang menarik perhatian karena keindahan air terjun yang ada di dekatnya.
Pemandangan rumah Abah Jajang di Cianjur tiba-tiba menjadi viral dan menarik perhatian umum.
Rumah Abah Jajang juga dikenal karena keindahan pemandangannya dan juga karena tidak pernah dijual.
Padahal ketika itu Abah Jajang mengaku menolak tawaran sebesar Rp 2,5 miliar untuk menjual rumah bilik dengan pemandangan air terjun tersebut.
Abah Jajang menolak menawar harga fantastik itu dan memilih tetap tinggal di rumah sederhananya tersebut.
Di waktu itu, bagi Abah Jajang pemandangan air terjun dari rumahnya itu tak dapat diukur dengan satuan meter.
Rumah bilik Abah Jajang yang viral dengan pemandangan air terjun tersebut berada di Citambur, Cianjur Selatan, Jawa Barat.
Rumah Abah Jajang memiliki desain rumah sederhana dengan bentuk bangunan berupa rumah bilik panggung berukuran 8x5 meter persegi.
Di halaman rumah, rumput hijau tumbuh subur dan dipoles dengan rapi hingga tampak seperti sebuah taman.
Rumah Abah Jajang semakin indah dengan pemandangan persawahan dan Curug Citambur, air terjun yang terletak tidak jauh dari rumahnya.
Hal itu membuat rumah Abah Jajang memiliki pemandangan luar biasa indah.
Bagi Abah dan Istri melihat pemandangan air terjun Curug Citambur dari depan rumahnya hampir seperti menikmati kebahagiaan hidup.
Setelah viral, Abah Jajang merasa tidak terganggu jika ada wisatawan yang mengunjungi rumahnya hanya untuk melihat pemandangan air terjun di halamannya.
Sejak menjadi viral, rumah Abah Jajang tiba-tiba menjadi tujuan wisata yang ramai.
Bahkan saat itu, untuk menuju rumah Abah Jajang dan melihat pemandangan air terjun Curug Citambur sudah dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu.
Penampakan Baru Rumah Abah Jajang
Setelah 2 tahun menjadi viral, ternyata rumah Abah Jajang masih menjadi tujuan wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Untuk memberikan kenyamanan bagi para wisatawan, tampilan rumah Abah Jajang telah mengalami perubahan.
Rumah bilik Abah Jajang yang tadinya sederhana kini telah dipugar menjadi sebuah rumah yang lebih indah dengan penampilan dinding kayu yang makin menarik.
Rumah Abah Jajang dengan pemandangan indah air terjun Citambur sekarang telah berubah menjadi sebuah resort.
Sekitar rumah Abah Jajang telah disediakan berbagai fasilitas untuk berlibur, rekreasi, dan bersantai.
seperti masjid kecil yang memudahkan pengunjung untuk beribadah hingga warung-warung yang menjual cemilan khas pedesaan.
Hal yang menarik lainnya, rumah Abah Jajang telah diubah menjadi sebuah resor.
Terletak di samping rumah Abah Jajang, sebuah penginapan telah disediakan secara kesadaran sebagai tempat penginapan bagi para pengunjung.
Dahulu, halaman rumah Abah Jajang hanya digunakan untuk berkemah.
Namun, kini tersedia akomodasi dengan bangunan dari bahan kayu.
Penginapan tersebut terletak di samping rumah utama Abah Jajang untuk memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana bermalam dan bangun pagi hari dengan pemandangan indah Curug Citambur.
Kehadiran Abah Jajang yang semakin dikenal dan rumahnya yang memiliki penampilan baru ternyata memberikan dampak positif bagi warga sekitar.
Banyak warga desa setempat yang saat ini juga merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke rumah Abah Jajang.
Warga lokal membuka sebuah toko kecil yang menawarkan jasa guide tur dan menyewakan peralatan camping.
Dengan konsep wisata yang berbasis pada alam dan pengetahuan lokal, rumah Abah Jajang tidak hanya menarik perhatian wisatawan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk menghargai keindahan alam dan kehidupan sederhana.
Menurut Tribun Trends, meskipun rumah Abah Jajang sudah populer, keluarganya tetap mempertahankan konsep wisata gratis untuk siapa saja yang ingin mengunjungi tempat itu.
Mereka percaya bahwa keindahan alam adalah anugerah yang harus dinikmati oleh semua orang tanpa harus membayar mahal.
(laksamana.id/TribunMedan)
Editor : Pimred Laksamana.id