Masjid Baret Hijau Diresmikan Panglima TNI, Ini Filosofinya...

Masjid Baret Hijau Diresmikan Panglima TNI, Ini Filosofinya...
Masjid Baret Hijau Diresmikan Panglima TNI, Ini Filosofinya...

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto meresmikan Masjid Ar Rohman di Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada hari Sabtu, tanggal 1 Maret 2025 pagi.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Ustadz Adi Hidayat dan 10 orang utusan dari Al-Azhar Mesir.

Masjid yang dibangun sekitar Januari tahun lalu ini memiliki desain yang cukup menarik. Kubahnya berbentuk seperti baret tentara lengkap dengan bintang empat. Sementara itu, menaranya berbentuk tongkat komando.

"Dengan ditandatangani prasasti dan filosofi, masjid ini tidak hanya sebagai bangunan fisik, tapi setiap orang yang datang akan memahami dan mengerti makna sebenarnya di baliknya," ungkap Ustadz Adi Hidayat saat acara peresmian.

Baca juga:

Menurut Ustadz Adi Hidayat, makna masjid ini tercermin dalam lima filosofi utama yang menggabungkan nilai-nilai Pancasila dengan rukun Islam.

Diartikan sebagai masjid yang berbentuk baret hijau berbintang empat, yang melambangkan persembahan dari hamba Allah yang bertugas sebagai hamba bangsa dan negara.

Baca juga:

Bintang 4 memiliki makna puncak pengabdian sebagai hamba Allah dan abdi negara, serta lambang komitmen untuk menunaikan 4 pokok ajaran Islam, yaitu shalat, zakat, puasa, dan haji.

Lambang Kostrad di atas baret berarti komitmen sebagai prajurit ksatria yang menjaga bangsa dan bersatu dengan rakyat.

Jumlah bintang pada lencana Bintang Gerilya dan lambang (mihrab) dalam lencana itu melambangkan keinginan untuk mewujudkan ikhtiar dan tawakal selama berdinas di TNI, dengan harapan mendapatkan ridha Ilahi dan mengimplementasikan Pancasila yang seimbang dengan rukun Islam yang kelima.

Menara masjid berbentuk tongkat komando, yang puncaknya tertulis "Allah", merupakan simbol ketaatan dan kepatuhan utama kepada Pencipta, bahkan seorang panglima pun harus patuh.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa peresmian masjid ini juga dihadiri oleh 10 utusan dari Universitas Al Azhar Mesir.

"Bicara mengenai kunjungan Presiden RI ke Mesir kemarin, alhamdulillah beberapa hal penting disepakati, salah satu di antaranya adalah memperkuat iman dan potensi sumber daya manusia di bidang keagamaan," kata Agus.

Selama bulan Ramadhan, dua ulama asal Mesir akan tinggal di Masjid Ar Rohman. Mereka akan memberikan pelajaran agama kepada masyarakat.

"Silakan Bapak Ibu mempelajari ilmu (dari Syaikh asal Mesir). Nanti akan ada penerjemah yang menemani Syaikh," kata Agus.

Masjid Ar Rohman memiliki bentuk lingkaran dengan enam tiang pendukung di dalamnya.

Masjid yang mampu menampung sekitar 300 jemaah ini terdiri dari dua tingkat. Lantai bawah digunakan oleh jemaah pria, sedangkan jemaah perempuan berada di lantai atas.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: