Baca Juga:
Karena penyakit ini mengandung risiko kematian yang signifikan bagi penderita yang tidak mendapatkan perawatan medis.
Penyebab Abses Hati
Penyebab paling umum dari abses hati piogenik adalah infeksi yang meluas ke hati melalui aliran darah, saluran empedu, atau perut, seperti amandel bengkak, radang usus buntu, atau usus berlubang.
Infeksi dapat menyebar ke hati melalui aliran darah dari bagian tubuh lain.
Pada anak-anak, penyebab abses hati piogenik yang paling mungkin adalah penyakit granulomatosa kronis dan leukemia.
Cedera pembedahan atau prosedur endoskopi pada hati dapat menyebabkan abses hati akibat infeksi bakteri.
Selain itu, pukulan atau benturan pada perut dapat menyebabkan perdarahan, gangren, dan pendarahan kandung empedu, yang semuanya dapat menyebabkan terjadinya abses hati.
Gejala Orang yang Mengidap Abses Hati
Abses hati adalah infeksi parah yang mempengaruhi hati. Berikut beberapa gejala yang umum dialami oleh orang yang mengidap abses hati:
1. "Rasa sakit di bagian bawah kanan atas atau kiri atas perut, yang semakin parah dan terasa menyebar ke punggung dan bahu."
2. "Nyeri yang menyebar ke lengan atas dan punggung, yang dapat terjadi beberapa jam setelah infeksi mulai."
3. "Mengalami demam berkepanjangan, kelelahan, kehilangan nafsu makan, dan perasaan tidak enak badan."
4. "Perubahan warna kulit di bagian bawah perut, seperti perubahan warna menjadi kekuningan atau kehijauan, dan terdapat benjolan atau bengkak."
5. "Nyeri yang semakin parah ketika bergerak atau bernapas dalam-dalam."
Jika Anda mengalami gejala-gejala ini,
Beberapa tanda-tanda awal bahwa seseorang mungkin mengalami abses hati adalah sebagai berikut:
Editor : Pimred Laksamana.id
