Hal itu malah membuat kita semakin waspada.
ini baru beda cerita.
berikut ini.
(1993)
Mimpi buruk bagi mereka yang takut terbang atau menginjakkan kaki di pesawat adalah ketika mereka melihat film survival yang menampilkan pesawat jatuh dan kisah tentang kanibalisme. Ini adalah kisah nyata yang tidak ingin mereka alami sendiri.
Tahun 1972, sebuah pesawat membawa tim rugby dari Uruguay bersama teman dan keluarga mereka, hancur di atas Andes setelah menabrak puncak gunung yang belum tercatat. 13 dari 45 penumpang pesawat itu meninggal dalam kecelakaan tersebut. Cara mereka bertahan hidup menjadi pelajaran penting bagi siapapun.
(2002)
Bukan kisah kecelakaan yang dialami, melainkan kisah keluar dari kamp pemaksaan. Pada tahun 1931, dua bersaudara Molly dan Daisy serta sepupu mereka Gracie, dipindahkan bersama ribuan orang lain dari rumah mereka di Jigalong, Australia Barat. Mereka, yang merupakan campuran suku asli Australia, Aborigin, dijadikan warga kamp pendidikan ulang dan dipaksa menjalani kehidupan sebagai buruh dan pelayan. Menolak menyerah dan ingin kembali ke rumah, ketiga gadis itu tidak hanya berhasil melarikan diri dari kamp, tetapi juga menjelajahi benua sepanjang 2400 kilometer, sementara dikejar oleh seorang ahli pelacak.
Sebutan lainnya adalah "Anak-anak yang Dicuri". Ini adalah anak-anak keturunan penduduk asli Australia dan Pulau Torres Strait, yang dipindahkan dari keluarga mereka oleh pemerintah federal dan negara bagian Australia serta misi gereja, di bawah instruksi parlemen masing-masing. Pengambilan anak-anak yang disebut sebagai anak-anak "berdarah campuran" dilakukan dalam periode sekitar 1905 hingga 1967, tetapi di beberapa tempat, pemisahan anak-anak campuran terus berlanjut hingga tahun 1970-an.
(2000)
Film ini dibintangi oleh George Clooney dan Mark Wahlberg, menceritakan kisah tentang Billy Tyne Kr. (George Clooney) dan kru kapal Andrea Gail, yang terjebak dalam badai berkekuatan dahsyat sambil mencoba menyelesaikan musim penangkapan ikan. Pada tahun 1991, badai tersebut mengancam untuk menghancurkan kapal mereka, sementara gelombang setinggi 12 meter mengancam untuk menghantam mereka.
Berikut adalah kisah yang sangat mengejutkan yang ditangkap dengan cara yang mendebarkan oleh sutradara Wolfgang Petersen. Salah satu film yang sangat menyentuh para pecinta laut, ada kalanya sebuah petualangan harus dihentikan, jika kita menyadari bahwa kita tidak pernah bisa melawan kekuatan alam.
(2007)
Menceritakan kembali kesedihan yang dialami Christopher McCandless, seorang lulusan universitas yang tinggal di kota dan mencari jati diri melalui petualangan. Namun, ketika ia memutuskan untuk pergi sendirian ke alam tanpa memahami alam dengan baik, hal tersebut justru mengambil nyawanya.
Film arahan aktor Sean Penn ini harus kamu tonton, sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan sendiri. Melakukan perjalanan sendiri memang memungkinkan, namun harus dilakukan dengan hati-hati
(2015)
Hugh Glass (Leonardo DiCaprio), seorang pemburu yang terluka parah dalam serangan beruang, ditinggalkan oleh kru pemburunya. Dia menggunakan keahliannya untuk bertahan hidup dan membalas dendam pada temannya yang mengkhianatinya. Inilah rekomendasi film survival terbaik yang diangkat dari kisah nyata dan akhirnya sukses membawa nama Leo sebagai pemenang Best Actor dalam gelaran penghargaan Oscar tahun 2016.
Meskipun ada beberapa detail yang diubah oleh sutradara Alejandro González Iñárritu, namun jalan cerita yang epik akan membuatmu merasa takut akan apa yang harus dialami Hugh untuk bertahan hidup.
(2010)
Film survival ini mengingatkan kita untuk berhati-hati dalam berpetualang sendirian, terlebih jika kita merasa sudah cukup berpengalaman. Film ini menekankan pentingnya memberitahu seseorang tentang rute perjalanan kita saat kita berpetualang sendirian.
Aron Ralston (James) adalah seorang pendaki gunung yang melakukan petualangan mendaki di Utah, Amerika, ketika dia terperangkap di sebuah lembah terjal. Suatu kejadian yang memaksa dia mengambil langkah terakhir untuk bertahan hidup dan bertahan. Hal ini berlangsung selama 127 jam sebelum akhirnya dia berhasil bebas dan diselamatkan.
(2017)
Setelah melepaskan diri dari watak Harry Potter, Daniel Radcliffe berhasil mengubah citranya menjadi aktor dewasa yang dewasa, bahkan rela mengurangi berat badannya secara drastis, demi film ini.
Film ini berdasarkan kisah nyata tentang petualangan seorang petualang Israel, Yossi Ghinsberg (Daniel), yang melakukan perjalanan ke pedalaman hutan Amazon pada tahun 1981. Di sana, ia bertemu dengan Marcus Stamm, seorang guru sekolah dari Swiss, dan Kevin Gale, seorang pendaki Amerika dan fotografer yang terampil. Ketiganya kemudian melakukan petualangan ke dalam hutan tersebut, yang akhirnya membawa mereka pada kesulitan yang tidak terduga.
atau tentang pelajaran hidup dan penyelamatan diri, yang akan memberimu pengalaman penting tentang petualangan. Bagaimana pendapatmu, Bela? Tulis di kolom komentar.
Editor : Pimred Laksamana.id