Berikut tiga alasan mengapa mobil listrik harus diproduksi oleh pabrikan dengan ban khusus:
Ya, ban mobil listrik memiliki perbedaan dengan ban mobil bensin.
Perbedaan konstruksi keseluruhan pada mobil listrik tersebutlah yang memerlukan penyesuaian terhadap ban yang digunakan.
Pada situs resmi Continental Global, terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi perbedaan konstruksi ban mobil listrik.
Alasan pertama adalah bobot dan energi dari mobil listrik.
Mobil listrik memiliki bobot lebih berat sekitar 30 persen daripada mobil bensin pada segmen yang setara.
Penambahan karakter pengiriman daya listrik mobil yang instan dengan torsi besar.
Kombinasi berat dan tenaga ini lah yang membuat ban harus memiliki kemampuan dukungan yang lebih baik.
Pemilihan kompon karet juga harus dilakukan untuk mengatasi gesekan dari torsi besar.
Penyebab kedua berkaitan dengan bobot terhadap kecepatan pengereman.
Meskipun memiliki kecepatan yang lebih tinggi, bobot mobil listrik meningkatkan gaya inersia yang dihasilkan ketika melakukan pengereman.
Gaya inersia yang lebih besar akan meningkatkan jarak pengereman.
Berikut ini adalah bagaimana ban khusus mobil listrik harus dirancang untuk mengurangi jarak pengereman.
Sumber terakhir atau ketiga dari kehilangan energi adalah gesekan rol ban.
Dari bobot, penyediaan tenaga, dan traksi pengereman, ban mobil memerlukan rolling resistance yang rendah.
Jarak tempuh baterai adalah ukuran efisiensi energi listrik dari sebuah mobil listrik.
Jika traksi ban semakin kuat dan daya dukung yang baik, maka gesekan rol akan semakin tinggi.
Hal ini merupakan sebuah tantangan utama dalam menyediakan ban mobil listrik dengan traksi yang baik, daya angkat yang besar, tetapi tetap memiliki resistansi gesekan yang rendah.
Itu adalah alasan-alasan mengapa ban mobil listrik harus dibuat khusus.
Baca Juga:
Editor : Pimred Laksamana.id