Negeri ini akan terus berlanjut di masa pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini karena Tahir memprediksi bahwa banyak investor asing akan tertarik untuk berinvestasi di Indonesia dibandingkan dengan negara lain.
“Di Asia, investasi di Indonesia adalah pilihan terbaik dibandingkan dengan China dan negara lainnya,” kata Tahir kepada Bisnis, Selasa (18/2/2025).
Saat itu juga, Tahir mengatakan bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi anggaran di bidang infrastruktur tidak menimbulkan sentimen negatif bagi para investor yang telah menginvestasikan modalnya di IKN.
Tahir menyebut, upaya penghematan itu malah menjadi salah satu cara untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu seperti perjalanan dinas yang berlebihan.
:
Nusantara sudah jelas rampung dan sudah beroperasi.
“Pertama, Rumah Sakit Mayapada sudah beroperasi penuh. Kedua, penghematan anggaran tersebut benar-benar dibutuhkan, terutama untuk hal-hal yang tidak efisien. Mengurangi biaya yang tidak efektif seperti banyak kegiatan perjalanan yang tidak perlu. Jadi, pengembangan yang lebih terfokus ini sangat perlu, jadi saya menganggapnya positif,” pungkasnya.
:
Menurut catatan Bisnis, Mayapada Hospital Nusantara telah secara resmi dibuka pada Jumat (11/10/2024). Proyek investasi bernilai Rp500 miliar ini menjadi langkah istimewa karena hospital ini merupakan investasi pertama yang dilakukan oleh Mayapada Healthcare di luar Pulau Jawa.
Ketua dan CEO Grup Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, mengatakan bahwa Rumah Sakit Nusantara Mayapada adalah rumah sakit ke-7 yang dikelola oleh Mayapada Healthcare, serta yang pertama kali berlokasi di luar Pulau Jawa.
“Kami berharap Rumah Sakit Mayapada Nusantara menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang memerlukan akses ke fasilitas kesehatan berkualitas tanpa harus pergi ke luar negeri,” jelasnya.
Dia juga mengatakan bahwa RS Mayapada Nusantara nantinya akan mengembangkan kerjasama strategis dengan Apollo Hospitals, salah satu rumah sakit swasta terbesar di India.
Kerja sama kemitraan dilakukan untuk meningkatkan kualitas medis nasional, terutama di IKN, sehingga diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi RI secara positif.
Editor : Pimred Laksamana.id