5 Tanda Usus Tidak Sehat yang Kerap Tak Disadari

5 Tanda Usus Tidak Sehat yang Kerap Tak Disadari
5 Tanda Usus Tidak Sehat yang Kerap Tak Disadari

Salah satu organ penting dalam sistem pencernaan manusia adalah usus. Organ tubuh ini bertugas untuk menyerap nutrisi dari makanan dan mengeluarkan sisa-sisa pencernaan.

Usus yang sehat akan membantu proses pencernaan berjalan dengan lancar. Sebaliknya, usus yang tidak sehat bisa menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan.

Penelitian dalam beberapa dekade terakhir telah menemukan hubungan antara kesehatan usus dan berbagai kondisi kesehatan lainnya, seperti kesehatan mental, penyakit autoimun, gangguan endokrin, gangguan pencernaan, penyakit kardiovaskular, hingga kanker.

Dengan demikian, sangat penting untuk memelihara kesehatan usus. Salah satu hal yang perlu diketahui adalah gejala-gejala yang menandakan usus tidak sehat.

Baca Juga:


5 Gejala yang Menunjukkan Usus Tidak Sehat
1. Nyeri Perut Atas
"Sering mungkin Anda merasa nyeri di bagian atas perut, terutama setelah makan."
2. Mual dan Muntah
"Jika Anda mengalami mual setelah makan atau merasa ingin muntah, hal ini bisa menjadi tanda usus tidak sehat."
3. Konstipasi
"Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar atau perut terasa kembung, hal ini bisa menunjukkan adanya masalah pada sistem pencernaan."
4. Diare
"Diare yang berkepanjangan atau munculnya cairan di dalam tinja juga bisa menunjukkan bahwa usus Anda tidak sehat."
5. Perut Kembung
"Perut kembung atau perasaan tidak nyaman setelah makan bisa menunjukkan bahwa usus Anda tidak berfungsi dengan baik."

Berikut beberapa gejala gangguan pencernaan yang sering tidak terdeteksi:

1. Bau mulut

Salah satu gejala gangguan pencernaan adalah bau mulut yang tidak sedap. Makanan yang tidak tercerna dengan baik dapat menumpuk dan membusuk di dalam usus, menghasilkan gas berbau tidak enak.

Gas ini kemudian naik ke atas melalui sistem pencernaan dan keluar melalui mulut.

2. Iritasi kulit

Menunjukkan hubungan antara saluran pencernaan yang tidak seimbang dengan masalah kulit seperti jerawat, psoriasis, dan eksim.

Hal ini disebabkan oleh karena mikrobioma usus mempengaruhi kulit melalui mekanisme sistem kekebalan yang kompleks.

Selain itu, penelitian tersebut menyebutkan bahwa probiotik dan prebiotik dapat membantu menjaga keseimbangan usus, serta mengobati dan mencegah masalah kulit tersebut.

Baca Juga:

3. Alergi

Juga ditemukan, usus yang tidak seimbang dapat menjadi penyebab alergi.

Mikrobioma usus yang seimbang membantu melatih sistem kekebalan tubuh untuk membedakan antara zat-zat yang berbahaya dan yang tidak berbahaya.

Ketika keseimbangan mikrobioma terganggu, sistem kekebalan tubuh dapat menjadi terlalu sensitif dan bereaksi berlebihan terhadap substansi yang sebenarnya tidak berbahaya, seperti makanan tertentu.

Selain itu, usus yang tidak sehat dapat menjadi lebih permeabel. Artinya, zat-zat tertentu, termasuk partikel makanan yang belum sepenuhnya tercerna, dapat lebih mudah masuk ke dalam aliran darah. Hal ini dapat memicu respons imun yang berlebihan dan menyebabkan reaksi alergi.

4. Autoimun

Menghasilkan protein yang dapat menyebabkan timbulnya kondisi autoimun.

5. Perubahan suasana hati

Gangguan pencernaan dapat menjadi penyebab potensial dari kecemasan dan depresi.

Baca Juga:

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: