Cara Bedakan Tabung Gas Oplosan dan Asli, Jangan Sampai Salah Beli

Cara Bedakan Tabung Gas Oplosan dan Asli, Jangan Sampai Salah Beli
Cara Bedakan Tabung Gas Oplosan dan Asli, Jangan Sampai Salah Beli

Wajib ada di dapur, tabung gas merupakan kebutuhan pokok yang digunakan setiap hari.Sejak konversi minyak tanah ke LPG, penggunaan gas dalam bentuk kemasan tabung telah banyak digunakan.

Anda bisa mendapatkan tabung gas dari agen terdekat di rumah Anda.Bayangkanlah bahwa Anda perlu waspada.

Banyak tabung gas yang seharusnya tidak dijual karena tidak sesuai dengan standar, telah beredar di pasar.Terutama tabung gas dengan berat 12 kg.

Sebenarnya tabung gas ukuran ini banyak digunakan bersama tabung gas berukuran 3 kg.

Berikut adalah cara untuk membedakan tabung gas LPG yang oplosan dan asli:1. "Cek tanggal kadaluarsa"

Apakah tanggal kadaluarsa masih dalam batas waktu yang diizinkan? Pastikan tanggal kadaluarsa tidak lebih dari 3 tahun dari tanggal produksi.2. "Cek nomor seri"

Periksa nomor seri pada tabung gas LPG. Perlu diingat bahwa tabung gas LPG oplosan memiliki nomor seri yang berbeda dari tabung gas LPG asli.3. "Cek berat tabung"

Periksa berat tabung gas LPG. Tabung gas LPG oplosan biasanya memiliki berat yang lebih ringan dari tabung gas LPG asli.4. "Cek bahan baku"

Periksa bahan baku yang digunakan dalam tabung gas LPG. Tabung gas LPG asli menggunakan bahan baku yang berkualitas tinggi dan halal, sedangkan tabung gas LPG oplosan menggunakan bahan baku yang tidak halal.5. "Cek kemasan"

Periksa kemasIni disampaikan langsung oleh salah satu pelaku penipuan gas 2023 silam.

Lantas bagaimana cara membedakannya?Pengoplos gas elpiji, RS (46), menjelaskan ciri-ciri gas elpiji asli dan yang sudah dioplos.

"Metode termudah adalah membaca barcode yang ada di tutup tabung gas. Jika setelah dibaca keluar nama stasiun pengisiannya, maka itu bukanlah gas palsu," ujar dia di Mapolres Metro Jakarta Selatan.Sementara itu, untuk tabung gas elpiji yang dapat diisi ulang, nama stasiun pengisian tidak akan muncul ketika dipindai.

"Meskipun terdapat kode barcode, namun ketika diketik tidak menampilkan lokasi pengisian," kata pihak RS.RS merupakan pelaku baru terungkap mengenai tindak pidana pengolahan gas yang dilakukan oleh polisi.

Saat itu, lokasi usaha yang terletak di Jalan Buraq, Kebayoran Lama, digerebek oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan ketika RS sedang memproses gas elpiji di kandang ayam."Dia mengisi gas di sebuah kandang ayam yang letaknya tidak jauh dari lokasi usahanya. Ukurannya tidak besar, hanya satu petak mungkin," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy Idrus.

Tindakan ilegal yang dilakukan RS tampaknya sulit untuk terdeteksi karena pelakunya memiliki usaha jual-beli tabung gas.Hal ini juga disepakati oleh PT Pertamina.

Kepala Bagian Komunikasi dan Kerjasama Masyarakat dan Sosial (CSR) Operasional Pemasaran Pertamina Wilayah 3, Dewi Sri Utami, mengingatkan masyarakat untuk memeriksa terlebih dahulu fisik tabung gas elpiji 12 kilogram sebelum membeli.Hal ini bertujuan untuk menghindari pembelian tabung gas LPG palsu.

Pemeriksaan utama dilakukan pada tutup tabung yang bersegel. Karena tabung gas resmi dilengkapi dengan tutup yang memiliki kode barcode."Saya mohon kepada masyarakat yang ingin membeli elpiji nonsubsidi, jika awalnya seperti ini (hanya berwarna transparan saja) segera kembalikan ke tempat pembelian karena kami telah menutup segelnya yang berisi kode barcode," ujar Dewi di Markas Besar TNI Delta 5, Cilangkap, Jakarta Timur.

Tabung gas elpiji dengan segel resmi yang memiliki kode barcodes bisa di-scanner menggunakan ponsel pintar, sehingga akan menampilkan informasi tempat pengisian."Segel yang kita gunakan sekarang adalah hologram dan kode batang, nanti kita membukanya melalui aplikasi HP, nanti akan diketahui di mana produknya diisi," katanya.

Ia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membedakan tabung gas elpiji yang asli dan palsu. (red/)

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: