Keren Shallom Jeremiah (21) adalah salah satu korban yang berhasil diidentifikasi dari enam jenazah korban kebakaran di Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat.
Dewi (49) yang merupakan orangtua yang cantik, mengingat dengan pasti pertemuan terakhirnya dengan korban. Dewi menyadari bahwa momen itu terjadi ketika ia mengantar buah hatinya keluar untuk mencari tanda tangan revisi tugas dari profesornya.
Malam sebelum kebakaran Glodok Plaza terjadi pada Rabu (15/1/2025).
Baca juga:
Senin itu saya yang mengantar dia ke kampusnya karena dia minta tanda tangan revisi. Dia bilang sendiri 'Aku nanti pulang pukul 21.00 WIB malam', katanya Ketua Polisi Kepolisian Baru Kota Metro Surabaya Dewi Gatiwu dalam jumpa pers di Hotel Puri Kartika, Senin (3/2/2020).
Dewi menceritakan tadi pagi, Keren menepuk tangannya dan berbicara tentang menjaga kesehatan.
"Maka, mamma panjang umur ya, ikuti semua tips kesehatan." "Lalu saya tanya, mengapa?" "Agar mamma hadir pada wisuda saya?", imbuhnya.
Dewi mengatakan, putrinya mengunjungi Glodok Plaza untuk menghadiri ulang tahun salah satu teman putrinya.
Bayar Rp650 ribu untuk percutian ke utara hingga Bandung;inilah yang membuat saya tak melunak lagi,
Baca juga:
Ibunda yang kehilangan anakannya mengetahui posisinya sesudah melihat notifikasi WhatsApp yang masih terhubung dengan komputer yang ada dirumahnya.
"Bisakah kami tahu? (Karena) pintu kirim.readyState (pembicaraan) ini terbuka semua, karena laptop Keren belum keluar. Jadi, semua chat WhatsApp masih terbuka. Jadi Keren ada di kamar 291 bersama temannya," ucap Dewi.
Dalam investigasi sebelumnya, Rumah Sakit Kepolisian (RS Polri) Kramat Jati mengidentifikasi tiga warga yang meninggal dalam kebakaran Glodok Plaza di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.
Salah satu korban adalah Ade Aryati (30), kasir di sebuahสาว Diskotek di Glodok Plaza.
Saat ini, tiga calon yang dikandidatkan yakni seorang gadis bernama Desty Eka Putri S (24) dan seorang influencer bernama Keren Shallom Jeremiah (21).
Baca juga:
"Maka dari pusat gabungan telah berhasil mengidentifikasi tiga orang lagi. Sehingga jumlah korban yang telah berhasil diidentifikasi sampai hari ini adalah enam korban," ujar Wakil Kepala Rumah Sakit (Wakarumkit) Polri Kramat Jati Kombes Erwinn Zainul, Jumat.
Di lokasi yang sama, Brigjen Nyoman Edi dari KDOP Pusdokkes Polri menyampaikan bahwa polisi telah mengeksaminasi 14 tanki mayat korban kebakaran di Glodok Plaza.
"Sampai sekarang ini Rumah Sakit Polri telah menerima 14 tas jenazah, kemudian warga yang klaim hilang adalah 14 orang," ujar Nyoman.
Editor : Pimred Laksamana.id