Ada 2 Pemain Keturunan Bakal Menjalani Proses jadi WNI, Berikut Posisi dan Statisitiknya

Ada 2 Pemain Keturunan Bakal Menjalani Proses jadi WNI, Berikut Posisi dan Statisitiknya
Ada 2 Pemain Keturunan Bakal Menjalani Proses jadi WNI, Berikut Posisi dan Statisitiknya

Pemain-pemain Indonesia yang sedang bermain di Eropa akan mengalami proses naturalisasi. Ole Romeny yang sudah disebutkan sebelumnya ternyata tidak sendirian, dua nama lain juga akan ikut dinaturalisasi Persatuan Nasional Seleksi Indonesia (Timnas Indonesia).

Tim nasional Indonesia menyetir pemain baru setelah memiliki pelatih baru, yaitu Patrick Kluivert. Kali ini tim bawahannya akan memiliki pasukan baru dengan posisi yang berbeda, yaitu penyerang, bek kiri, dan bek tengah.

Sekelompok anak muda telah direncanakan diintegrasikan ke skuat pendahulu tim nasional Indonesia sebelumnya untuk Piala Dunia Zona Asia 2026. Kali ini dua orang muda, Geypens dan Dion Markx, siap mendapatkan status Kawarganegaraan Indonesia (WNI) setelahnya.

Tiga orang Belanda, yakni Ole Romeny, Dion Markx, dan Tim Geypens, akan melalui proses naturalisasi pada awal Februari tahun 2025. Menurut pernyataan Bung Ropan, diumumkan pada 29 Januari, Ole Romeny akan melakukan proses naturalisasi di Inggris.

Informasi tersebut diperoleh dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui akun Instagram Supratman Andi Agtas. Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menuliskan di akun Instagramnya pada Rabu (29/1), bahwa ia sekarang mendukung penuh dan akan menemani Menteri Pemuda dan Olahraga dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk membuat Piala Dunia menjadi kenyataan.

"Kementerian Hukum pasti akan mendukung PSSI dan Kemenpora. Ministri tersebut yakin harapan rakyat Indonesia untuk berpartisipasi di Piala Dunia tidak pernah mati. Alhamdulillah, tanggal 8 Februari, kita akan mengambil sumpah Oath of Allegiance yang dilengkapi dengan dua pemain naturalisasi seleksi U-20, juga akan mengambil sumpahnya," ucap Supratman.

Sabtu depan (2/8), kandidat tersebut, termasuk masih dua pemain berusia di bawah 20 tahun, yaitu Tim Geypens sebagai bek kiri dan Dion Markx sebagai bek tengah, akan sumpah affiliation persiapan untuk meningkatkan kekuatan Tim Nasional Indonesia.

Baik Geypens maupun Dion Markx kemungkinan besar tidak ikut serta pada Piala Asia U-20 sebab terdapat batasan maksimal pendaftaran pemain, yang telah ditutup pada akhir Januari lalu.

Tim Geypens

Tim Geypens saat ini bermain untuk tim divisi kedua Belanda, yaitu FC Emmen. Ia memainkan posisi bek kiri dan sudah tampil sebanyak 12 kali pada musim ini di Keuken Kampioen Divisie.

Geypens juga pernah bermain bersama tim nasional meskipun tidak memiliki status naturalisasi resmi dalam beberapa pertandingan uji coba internasional. Menurut Transfermarkt, Geypens telah memiliki banyak pengalaman dalam sepak bola muda Belanda karena telah bermain untuk FC Twente U-21 dan U-18 hingga mencapai 59 pertandingan.

Sejak musim 2024/2025, ia berkompetisi di jalur kedua Belanda dan bermain 139 menit di 12 pertandingan sebagai bek kiri. Ia harus berbagi peran dengan pemain lain, salah satunya Djenahro Nahumete yang sering tampil sebagai bek kiri.

Berada di bawah bayang-bayang dari seperti kecepatan matematik Nick de Jong saat masih aktif bermain dengan Venlo dalam kasta belakang dalam tahun 2006, Jorginho adalah bek Spanyol andal sementara dan telah diamati oleh Barcelona.

Dion Markx

Dion Wilhelmus Eddy Markx nama lengkapnya, ia memiliki tinggi badan 188 cm dan terdaftar sebagai bek tengah. Markx saat ini menduduki posisi sebagai pemain di tim sepak bola muda Belanda pada kategori usia 21 tahun.

Menurut Transfermarkt, Dion Markx dapat bermain dalam dua posisi, yaitu sebagai bek tengah dan gelandang bertahan. Pada musim ini, ia bermain untuk NEC Nijmegen U-21 dan telah memainkan sebanyak 11 pertandingan.

Musim ini dirinya menghabiskan 76 persen dari total waktu bermain yang 953 menit dan mencetak 2 gol.

Pada musim ini, dia juga bermain untuk kompetisi NEC dan beraksi sebagai gelandang tengah backs untuk Timnas U-20 Indonesia dalam 2 pertandingan. Dengan performanya di Belanda dipadang putra, kemampuannya menjadi tinggi dan sebagai pemain berpengalaman karena telah menghabiskan 3.469 menit bermain.

Dua pemain yang berasal dari Indonesia ini akan melalui proses naturalisasi untuk menambah kekuatan tim nasional. Meskipun sering diasosiasikan dengan rencana Patrick Kluivert, posisi mereka cukup kuat dengan pemain-pemain top seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk. Oleh karena itu, mereka perlu meningkatkan kualitasnya untuk dapat bersaing dan membantu Timnas Indonesia mencapai goal Piala Dunia.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: