Scroll untuk baca artikel

Dulunya Siswa Miskin,Pria Miliarder Tak Lupa Kampung dan Warganya,Beri Rp 22 Juta ke Tiap Guru

Dulunya Siswa Miskin,Pria Miliarder Tak Lupa Kampung dan Warganya,Beri Rp 22 Juta ke Tiap Guru
Dulunya Siswa Miskin,Pria Miliarder Tak Lupa Kampung dan Warganya,Beri Rp 22 Juta ke Tiap Guru

Mungkin banyak di antara kalian yang hanya mengenang guru SMA atau perguruan tinggi, tidak banyak yang mengingat guru SD. Semakin berlalu waktu, semakin mudah bagi anak-anak melupakan. Tetapi, Cuong Dong masih mengenang kita.

Dia adalah lulusan kuliah yang miskin sehingga tidak bisa melanjutkan pendidikannya.

Pada tahun 1975, setelah gagal masuk universitas, Gia An memutuskan untuk tinggal di rumah dan membantu kakek dan neneknya di ladang.

Pada tahun 1978, ia mengikuti tes kedua kalinya dan diterima di Institut Besi dan Baja Wuhan (sekarang Universitas Sains & Teknologi Wuhan) untuk kuliah di bidang Bahan Logam dan Perlakuan Panas.

Gia An memberitahu kakek dan neneknya tentang kabar baik bahwa dirinya diterima di universitas.

Setelah momen bahagia berakhir, keluarga tersebut menjadi senyum yang sunyi karena kakek dan neneknya mengumumkan bahwa mereka tidak memiliki cukup uang untuk membayar biaya sekolahnya.

Dia merasa bangga karena guru Chu Uyen dan guru Trinh Thu Duc memberinya 20 yuan (44 ribu VND). Pada saat itu, uangnya tidak sedikit, sehingga dia mungkin tidak bisa berlanjut ke universitas.

Setelah menyelesaikan kuliah di tahun 1992, ia bekerja di Wuyang Iron and Steel di Henan (China). Pada tahun 1996, ia mengundurkan diri dari pekerjaannya dan pindah ke Guangzhou untuk mendirikan Evergrande.

Saat ini, itu adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Tiongkok.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini