Scroll untuk baca artikel

Warga Desa Tegal Sari dan Patiluban Mudik yang Sering Melintas Sangat Keberatan Tentang Pipa Pmks PT HKI yang Tidak di Tanam Ketanah

Warga Desa Tegal Sari dan Patiluban Mudik yang Sering Melintas Sangat Keberatan Tentang Pipa Pmks PT HKI yang Tidak di Tanam Ketanah
Warga Desa Tegal Sari dan Patiluban Mudik yang Sering Melintas Sangat Keberatan Tentang Pipa Pmks PT HKI yang Tidak di Tanam Ketanah

Laksamana l Madina - Saluran pipa pembuangan limbah sawit Pmks PT HKI diduga sengaja tidak di tanam sepanjang lebih kurang 500 meter dan dibiarkan begitu saja seharusnya ditanam di dalam tanah supaya tidak menjadi pertanyaan sebagian warga.Dari pantawan awak media dilapangan Sabtu (4/05/24) di lokasi,pipa besi tidak di tanam malah di biarkan di atas tanah sepanjang 500 meter

Menurut keterangan dari beberapa warga yang tidak mau disebutkan indetitasnya,dari dulu tempat pipa sekarang termasuk jalan yang sudah ada semenjak dulu jalan satu satunya alternatip warga Dusun Banjar Paku dan warga Patiluban Mudik ingin pergi seperti menderes maupun pergi kekebun sekarang sudah susah untuk di lewati di sebabkan ada pipa yang tidak di tanamBukan warga keberatan tentang pipa tersebut sebaik nya jalan yang sering di lalui oleh warga seharusnya di tanam agar warga yang berlalu lalang tidak sulit untuk membawa hasil kebun nya pakai sepeda motor roda dua

Semenjak adanya Pipa pembuangan Pmks PT HKI yang tidak tertanam di tanah membuat warga Dusun Banjar Paku dan Warga Desa Patiluban Mudik Kec.Natal sangat kesulitan untuk melintas di atas pipa yang tidak di tanam ungkap warga."Warga"sudah pernah membicarakan langsung kepada pihak perusahaan tentang pipa tersebut dengan kata,seharunya pipa tersebut di tanam supaya kami yang ingin kekebun tidak susah untuk melewati pipa itu ucap warga kepada pihak perusahaan beberapa bulan yang lalu

Sampai sekarang keluhan maupun usulan warga Dusun Banjar Paku dan warga Patiluban Mudik belum di tanggapi oleh pihak perusahaan sampai detik ini tentang pipa yang menghalangi jalan warga untuk menuju kebun,warga tahu pipa dan lahan tersebut memang sudah milik perusahaan tetapi warga sekitar seharusnya di perhatikan juga tutur warga Dusun Banjar Pakunya dan Warga Patiluban MudikSeharusnya pihak perusahsan menanggapi keluhan warga sekitar karena itu sudah menjadi tanggung jawab perusahaan menurut peraturan tentang berdirinya sebuah Pmks di sekitar wilayah Desa.keluhan warga harus di utamakan

Warga berharap secepat nya di tanggapi oleh perusahaan untuk menanam pipa tersebut di jalan yang sering di lewati warga Dusun Banjar Paku agar tidak menjadi polemik di kemudian hari tutup warga Dusun Banjar Paku dan Warga Desa Patiluban Mudik (Rep Asbullah)

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini