Rentang waktu aktivitas yang disebut berlangsung dari malam hingga dini hari menjadi pertanyaan tersendiri. Apalagi jika benar terdapat pengisian berulang dengan volume yang mencapai belasan kiloliter.
Publik berhak mengetahui apakah seluruh transaksi tersebut tercatat secara resmi, sesuai kuota, menggunakan identitas atau barcode yang sah, serta diperuntukkan bagi konsumen yang memang berhak mendapatkan BBM subsidi.
Karena itu, dugaan tersebut tidak cukup hanya dijawab dengan penjelasan administratif. Pemeriksaan lapangan dan pencocokan data transaksi diperlukan untuk memastikan fakta sebenarnya.
Tim Tipidter Diminta Periksa CCTV dan Data TransaksiAparat penegak hukum, khususnya Tim Tipidter Bareskrim Polri dan Tipidter Polda Lampung, diminta melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap dugaan tersebut.
Editor : Pimred Laksamana.idSumber : Team
