Kepala LLDIKTI XVII Dorong Hilirisasi Inovasi Mahasiswa IKTA Al Insyirah ke Dunia Industri

Kepala LLDIKTI XVII Dorong Hilirisasi Inovasi Mahasiswa IKT Al Insyirah ke Dunia Industri (Foto : Humas IKTA)
Kepala LLDIKTI XVII Dorong Hilirisasi Inovasi Mahasiswa IKT Al Insyirah ke Dunia Industri (Foto : Humas IKTA)

Laksamana.id - Dalam pameran karya inovasi mahasiswa, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII menilai karya mahasiswa IKTA lahir dari kebutuhan nyata masyarakat dan layak didorong hingga ke dunia usaha dan industri.

PEKANBARU — Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes., mendorong inovasi karya mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) untuk dihilirisasi hingga menjangkau dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dorongan itu ia sampaikan saat menghadiri Pameran Karya Inovasi Mahasiswa Fakultas Teknologi Kesehatan IKTA di Aula IKTA, Pekanbaru, Rabu (17/6/2026).

Pameran tersebut menampilkan beragam produk dan teknologi hasil pengembangan mahasiswa sebagai implementasi pembelajaran berbasis teknologi dan pemecahan masalah di masyarakat. Selain Nopriadi, kegiatan ini dihadiri Rektor IKTA Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, S.Kep., M.Biomed., serta Mardiansyah, S.STP., M.AP., yang mewakili Wali Kota Pekanbaru.

Saat mengunjungi stan-stan pameran, Nopriadi tampak antusias berdialog dengan mahasiswa, menyimak penjelasan setiap produk, sekaligus memberikan masukan untuk pengembangan ke depan. Ia menilai karya yang ditampilkan lahir dari kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

"Saya sangat mengapresiasi hasil karya mahasiswa yang ditampilkan pada pameran ini. Banyak ide dan inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata di masyarakat. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang bermanfaat. Ke depan, inovasi-inovasi ini perlu terus didorong agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.

Tidak hanya itu, Nopriadi meminta setiap tim menyiapkan video yang memperkenalkan karyanya agar dapat disebarluaskan kepada masyarakat sekaligus menarik minat industri untuk berkolaborasi.

"Saya meminta masing-masing tim yang telah menampilkan karyanya membuat video informasi tentang karyanya, agar bisa disiarkan kepada khalayak luas dan menarik minat DUDI untuk berkolaborasi dengan mahasiswa IKTA," ungkapnya.

Menurut Nopriadi, budaya inovasi perlu terus ditumbuhkan di lingkungan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Rektor IKTA Rifa Yanti menyampaikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa. Ia menilai pameran ini membuktikan mahasiswa IKTA memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan untuk melahirkan inovasi yang lebih besar pada masa mendatang.

Pameran Karya Inovasi Mahasiswa Fakultas Teknologi Kesehatan IKTA berlangsung meriah dan menarik perhatian dosen, mahasiswa, serta tamu undangan yang hadir. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen IKTA dalam mendorong budaya inovasi, kreativitas, dan hilirisasi karya mahasiswa menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah. (red/adri)

Editor : Pimred Laksamana.id