Selanjutnya pada pukul 20.15 WIB, orasi dilanjutkan oleh Al-Ma’arif yang mengkritisi kondisi pemerintahan daerah. Ia menyoroti banyaknya jabatan Pelaksana Tugas (PLT) di sejumlah dinas yang dinilainya menciptakan ketidakpastian arah kebijakan serta berdampak terhadap kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
"Kami menolak pembangunan yang tumbuh dari kehancuran, kami menolak kemajuan yang melahirkan bencana,” tegas Al-Ma’arif dalam orasinya. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memahami kondisi hutan yang tengah menghadapi ancaman nyata serta meningkatkan tanggung jawab kolektif terhadap kelestarian lingkungan.
Sekitar pukul 20.25 WIB, kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.. yang hadir memberikan sambutan. Dalam penyampaiannya, Kapolresta menyampaikan apresiasi atas kegiatan refleksi yang dilakukan HMI Komisariat Cendekiawan Muslim sebagai bentuk evaluasi demi perbaikan di tahun mendatang.
"Refleksi tahun 2025 ini penting agar kita berbenah di 2026. Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai pengingat kekurangan yang harus kita perbaiki bersama,” ujarnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga berpamitan kepada peserta aksi karena akan segera berpindah tugas. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat kesalahan baik secara pribadi maupun institusional.
Editor : Pimred Laksamana.idSumber : Team