Scroll untuk baca artikel

Desain Pasar Kota Rembang Rampung, Usung Konsep Budaya dan Edukatif

Desain Pasar Kota Rembang Rampung, Usung Konsep Budaya dan Edukatif
Desain Pasar Kota Rembang Rampung, Usung Konsep Budaya dan Edukatif

“Semua kami akomodir. Setiap lantai ada parkirnya. Jaraknya lantai 1 dengan lantai 2 itu tidak jauh. Jadi melangkah kurang lebih 10 anak tangga sudah ramai. Sirkulasi udara kami utamakan sesuai dengan konsep bangunan hijau,” ujarnya.

Heri menjelaskan bahwa sentuhan arsitektur era Belanda yang dihadirkan bukan untuk menciptakan kemewahan, melainkan sebagai bagian dari pelestarian kearifan lokal. Corak pesisir dan Tionghoa pun turut diakomodasi untuk mencerminkan wajah budaya Kota Rembang.

“Kami akomodir semuanya di situ. Jadi kami tidak terlalu mewah, tetapi dengan kearifan lokal. Kearifan lokal harus kami jaga,” tegasnya.

Pasar Rembang yang baru ini ditargetkan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) tipe I, yang mencakup aspek kenyamanan, keamanan, dan kelayakan fungsi. Heri juga memastikan bahwa pasar tersebut akan menjadi pasar ramah anak dan ramah disabilitas.

Tak hanya itu, salah satu inovasi penting dalam desain adalah keberadaan sekolah pedagang cerdas. Fasilitas ini disiapkan untuk membekali para pedagang dengan pengetahuan tentang perdagangan yang sehat dan berdaya saing.

Editor : Pimred Laksamana.id
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini