Malam Suci Lailatul Qadar 2025: Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Tanggal, Doa, dan Tata Caranya

Malam Suci Lailatul Qadar 2025: Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Tanggal, Doa, dan Tata Caranya
Malam Suci Lailatul Qadar 2025: Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Tanggal, Doa, dan Tata Caranya

Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam yang sangat ditunggu-tunggu selama bulan suci Ramadhan. Terdapat keyakinan bahwa malam ini memiliki keberkahan yang jauh melebihi ribu bulan.

Ketuhanan yang terdapat di Lailatul Qadar memotivasi umat Muslim untuk mencari keberkahan lewat beragam bentuk ibadah. Sejumlah ritual yang sering kali dikerjakan pada malam suci tersebut antara lain sedekah, sholawat, serta menggelar salat sunnat sebanyak dua rakaat.

Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai Lailatul Qadar 2025 dari idtel.laman, mencakup tanggal, doa, serta berbagai cara untuk melaksanakan ibadah. Ayo, mari kita pelajari bersama supaya bisa mendapatkan berkah di malam yang luar biasa ini, Bun!

Kapan jadwal malam Lailatul Qadar pada tahun 2025? Temukan informasi lengkap mengenai datanya.

Bulan suci Ramadhan kini sudah mencapai akhir-akhirnya. Dalam sepuluh malam terkahir ini, Bunda pasti mengharapkan kedatangan malam Lailatul Qadr, yaitu malam yang dipenuhi dengan rahmat dan karunia.

Niat Shalat Malam Lailatul Qadar beserta Cara Melakukannya Secara Detail 2-4 Rak'ah

Malam Lailatul Qadar merupakan saat khusus bagi para Muslim untuk mendapatkan ridho dan berkah dari Allah SWT. Pada kesempatan ini, sangat disarankan untuk meningkatkan jumlah dzikir serta salat sunnat, memberikan sedekah, dan mengabdikan diri dengan i'tikaf di dalam mesjid.

Menurut satu hadis, Aisyah RA pernah mengatakan:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ وَيَقُولُ تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: Menurut 'Aisyah, dia mengatakan, "Nabi Muhammad SAW selalu melakukan ikhtikar di sepuluh hari terakhir Ramadhan, dan beliau menyebutkan, 'Coba cari malam Lailatul Qadr dalam sepuluh hari terakhir itu.' (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dengan nomor hadits 712)"

Dalam narasi yang berbeda, Lailatul Qadar diyakini mungkin turun pada salah satu malam ganjil dalam sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Karena alasan ini, para pemeluk Islam disarankan untuk meningkatkan ibadah mereka pada malam-malam ke-21, 23, 25, 27, serta 29 dari Ramadhan tersebut.

Berdasarkan putusan sidang isbat yang diumumkan oleh Kemenag, awal bulan Puasa 1446 Hijriah yaitu 1 Ramadhan akan dimulai pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Sehingga, sepuluh malam terakhir dari Bulan Suci Ramadhan ini diperkirakan jatuh antara tanggal 20 sampai dengan 29 Maret tahun tersebut. Berikut adalah perincian estimasi datanya:

  • Malam ke-21 di Bulan Suci Ramadhan tahun 1446 Hijriah: Kamis Malam, 20 Maret 2025 (Malam Ganjil)
  • Jumat Malam, 21 Maret 2025 - Tanggal 22 Ramadhan 1446 Hijriah
  • Malam ke-23 pada tanggal 1446 Hijriah di bulan Ramadan: Hari Sabtu malam, 22 Maret 2025 (malam yang bernomor ganjil)
  • Minggu Malam, 24 Ramadan 1446 Hijriah: 23 Maret 2025
  • Malam ke-25 Ramadhan 1446 Hijriah: Senin Malam, 24 Maret 2025 (Malam ganjil)
  • Malam ke-26 di Bulan Ramadhan tahun 1446 Hijriah: Selasa malam, 25 Maret 2025
  • Malam ke-27 di bulan Ramadhan tahun 1446 Hijriah: Rabu malam, 26 Maret 2025 (malam bilangan ganjil)
  • Tanggal 28 Ramadan 1446 Hijriah: Hari Kamsi, 27 Maret 2025
  • Jumat Malam, 28 Maret 2025 - Tanggal 29 Ramadhan 1446 Hijriah (Malam Ganjil)

Mengapa malam Lailatul Qadar dianggap lebih utama daripada ribuan bulan?

Tiap tahun, jemaah Muslim menyambut sebuah malam khusus yang dipenuhi berkat dan kelebihan, yaitu Lailatul Qadr. Malam itu sarat dengan berkah serta ganjaran yang bakal berkali-kali lipat.

Lailatul Qadar berada di antara sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, seperti yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW: "Carilah malam Lailatul Qadar dalam sepuluh hari akhirnya. Apabila kamu merasa lemah atau kurang sanggup, pastikan untuk tidak melewatkan sisa tujuh hari tersebut." (HR Muslim).

Mengapa malam ini terlalu spesial? Lailatul Qadar dianggap sebagai malam kehormatan yang jauh lebih baik dari ribuan bulan.

Dalam penafsiran Ayat ke-3 Surah Al-Qadr disebutkan bahwa "Malamlah (Lailatul Qadar) jauh lebih baik dibanding ribuan bulan yang sudah terlewati tanpa melaksanakan perbuatan maksiat syirik dan sesat." Ini menunjukkan bahwa amal ibu melakukan di malam tersebut bakal memperoleh balasan berkali-kali lipat dari Sang Pencipta Yang Maha Esa, hal itu melebihi hadiah atas segala bentuk ibadah dalam masa durasi sebanyak seribu bulan.

Namun, penting untuk ditekankan bahwa arti 'ribuan' di sini tidak berarti jumlah spesifik, tetapi lebih kepada hal yang tanpa batas. Seperti yang disebutkan dalam ayat Al-Qur'an:

Dia berjalan menuju kebun dengan langkah-langkah ringan sambil membawa sekop di tangannya.

Artinya: Setiap orang di antara mereka menginginkan untuk diberikan umur seribu tahun. (QS Al-Baqarah: 96).

Tak hanya itu, dikutip detikHikmah Dalam Durratun Nasihin, Allah SWT berfirman kepada Nabi Saw: “Wahai Muhammad, sembahyang dua rakaat pada malam yang dipenuhi keagungan (Lailatul Qadr) akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi engkau dan ummatmu dibandingkan dengan berperang di masa Bani Israel dalam waktu satu ribu bulan.”

Indikasi kehadiran Lailatul Qadar dalam 10 malam terakhir Ramadhan

Kedatangan malam keagungan Lailatul Qadar ditandai dengan beberapa petunjuk yang bisa diidentifikasi. Nabi Muhammad SAW sudah menyebutkan karakteristik tersebut dalam beberapa hadits, sehingga memudahkan kaum Muslim untuk mengenali malam istimewa itu.

Merangkum dari buku Seri Fiqih Kehidupan Berikut adalah keenam ciri-ciri yang bakal terlihat dari senja hingga subuh pada malam Lailatul Qadar menurut karya Ahmad Sarwat:

1. Udara dan suasana pagi yang tenang

Mama, salah satu ciri dari Lailatul Qadar adalah atmosfer malam yang tenang. Suasana dingin membuat saat melaksanakan ibadah semakin menyenangkan.

Seperti yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, "Lailatul Qadar merupakan malam yang damai, tak begitu panas juga tidak terlalu sejuk. Pada keesokan harinya, matahari muncul dengan cahaya berwarna merah jambu tipis." (HR Hasan)

2. Sinar matahari perlahan memudar

Setelah menikmati malam Lailatul Qadar, para pemeluk Islam kemudian disambut oleh cahaya mataharinya yang halus dan tak memblinkan mata. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits, "Pada esok harinya sesudah malam Lailatul Qadar, matahari muncul sampai ke atas dengan cahaya seperti piring datar." (HR Muslim).

3. Bulan terlihat seperti setengah mangkuk

Berikutnya, bulan pada malam ini akan terlihat setengah piring. Abu Hurairah radiallahuanhu bercerita, "Kami sempat membicarakan mengenai Lailatul Qadar di hadapan Nabi Shallallahu'alaih Wassalam, lalu beliau menanyakan, 'Di antaramu siapa yang masih ingat ketika bulan kelihatan seperti setengah piring?'". (HR Muslim)

4. Terbawa dalam mimpi

Di samping hal-hal yang terlihat jelas, petunjuk tentang keberadaan Lailatul Qadar juga dapat timbul dari alam bawah sadar dalam bentuk mimpi. Sejumlah sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasalam menyatakan telah berkelana dalam mimpi mereka tentang malam tersebut. Hal itu mengindikasikan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala merahmati beberapa individu dengan cara membuka bagi mereka pengenalannya lewat imajinasi dan mimpi.

5. Malam yang cerah serta sunyi

Biasanya Lailatul Qadar diidentifikasi dengan langit malam yang bersih, tidak berawan, hujan, ataupun tiupan angin kuat. Kesan keseluruhan dari atmosfer tersebut tampak sangat menyenangkan, seperti jika Allah SWT sedang menyalakan cahaya pada malam yang dipenuhi barakah ini.

Rasulullah SAW pernah berpesan, "Lailatul Qadar merupakan malam yang cemerlang, tak panas juga tak sejuk, tanpa awan, tiada hujan, tidak bergelut dengan angin kencang, serta bebas dari lempengan batu yang dilepaskan kepada syaitan." (HR At-Thabrani)

6. Kesungguhannya beribadah di malam itu

Terakhir ini menggambarkan perasaan selama ibadah. Di malam Lailatul Qadar, Ibu bakal menemukan kedamaian serta kekhusuhan yang amat dalam sewaktu melaksanakan sholat. Malam itu merupakan waktu di mana jiwa seolah semakin dekat kepada Sang Khalik Yang Maha Esa, dan setiap permohonan doa dirasakan memiliki arti yang jauh lebih besar daripada biasanya.

10 Ciri Khas Malam Lailatul Qadar

Melansir dari detikcom Berikut beberapa keistimewaan luar biasa yang terdapat pada malam suci Lailatul Qadr:

1. Surah Al-Qur'an diwujudkan untuk kali pertamanya

Malam Lailatul Qadar memperingati saat penting di mana Al-Qur'an, sumber utama kepercayaan Muslim, diteruskan secara resmi untuk kali pertamanya. Peristiwa pengiriman pesan ilahi ini bermula di dalam gua Hira, tempat Nabi Muhammad SAW mendapatkannya perintah pertama langsung dari Allah SWT.

2. Malam yang jauh lebih unggul dari ribuan bulan

Lailatul Qadr disebutkan di dalam Al-Quran sebagai malam yang jauh lebih utama dibanding ribuan bulan. Segala perbuatan kebaikan yang dikerjakan pada waktu itu, termasuk sholat, berdoa, serta bersedekah, akan mendapatkan ganjarannya sebanding dengan ibadah yang dilaksanakan selama ribubulan.

3. Malam penuh ampunan

Menurut keterangan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW berucap, "Siapa pun yang melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar dengan terpimpin oleh keimanan serta dalam harapan pahala (Allah), maka dosa-dosa sebelumnya akan dimaafkan." Hal ini diriwayatkan dalam H.R Al Bukhari, An Nasa'i, dan Ahmad.

Lailatul Qadar merupakan saat ketika Allah SWT mengampuni hamba-hambanya yang sungguh-sungguh bertobat. Pada momen ini, orang-orang dianjurkan untuk menyediakan waktu untuk berpikir tentang pelanggaran dan dosa yang pernah mereka lakukan, sambil meminta pengampunan secara ikhlas.

4. Para malaikat datang ke dunia bawah ini

Sepanjang malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan, sejumlah malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan berkah. Malaikat Jibril turun bersama malaikat lainnya untuk memberikan ketenangan kepada umat yang beribadah. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

Pada kesempatan tersebut, para malaikat dan Jibril turun atas kehendak Tuhan untuk menyelesaikan berbagai urusan. (QS. Al Qadar: 4)

5. Malam penuh keberkahan

Setiap perbuatan baik yang dikerjakan di malam ini bakal memperoleh berkah yang sangat banyak. Berkah tersebut tak cuma untuk urusan ibadah saja, tapi juga mencakup aspek kehidupan sehari-hari Anda.

Dengan berbuat baik, bersedekah, dan membantu sesama, Bunda akan merasakan dampak positif dalam hidup, baik dalam bentuk rezeki, kesehatan, maupun kebahagiaan.

6. Malam penuh kesejahteraan

Jelas tertulis di Ayat Kelima Surah Al-Qadr bahwa malam Lailatul Qadir bukan saja penuh berkat melainkan juga kebahagiaan bagi kaum Muslimin. Amalan yang dikerjakan pada saat itu bakal menghasilkan ketenangan batin dan fikiran.

It seems like the input you provided contains characters from different languages including Arabic and Persian scripts which do not form coherent phrases or sentences in commonly known languages based on these scripts. Could you please provide more context or clarify what needs to be paraphrased? If they're names of people, places, or titles of works such as movies or books kept in their original script, I will keep them unchanged as requested.

Pesan tersebut berbunyi: Malam itu dipenuhi kedamaian hingga pagi hari tiba. (QS. Al-Qadar: 5)

7. Malam penuh kebaikan

Setiap doa serta harapan yang dimohon pada malam Lailatul Qadar bakal lebih ringan terkabul oleh Allah SWT. Sebabnya pula, seluruh perkataan dan tindakan Ibu di saat ini memiliki balasan setimpal. Maka dari itu, tingkatkanlah amalan baik agar mendatangkan akibat menguntungkan untuk diri Anda sendiri maupun mereka yang ada di lingkungan sekeliling.

Sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW, "Bulan Ramadhan sebenarnya sudah dekat dengan kita. Di dalamnya ada satu malam yang jauh lebih baik daripada ribuan bulan lainnya. Siapapun yang dilewatkannya tanpa menyadarinya, sesungguhnya ia telah melewatkan semua kesempatan baik. Hanya mereka yang rugi saja yang akan dilewatkannya." (HR Ibnu Majah)

8. Pintu langit dibuka

Di luar para malaikat yang datang ke dunia ini, umat Muslim pun mendapat karunia dari Allah SWT dengan adanya pintu-pintu surga yang terbuka selebar-lebarnya pada saat malam Lailatul Qadr tiba.

"Sudah tiba bulan Ramadhan, yaitu bulan yang penuh berkah; di mana Allah SWT memerintahkan Anda semua agar berpuasa. Bulan ini membuka pintu-pintu surga.... Di dalamnya ada satu malam yang jauh lebih utama daripada ribuan bulan lainnya (dan ibadah pada waktu itu setara dengan ibadah sepanjang masa tersebut). Siapakah pun yang tidak dapat mengambil manfaat dari hal ini, sesungguhnya dia adalah orang yang telah dilepaskan dari segala bentuk kebaikan." (HR. An-Nasai)

9. Pintu neraka ditutup

Bukan hanya pintu surga yang terbuka lebar, tetapi juga peluang bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah dengan khusyu pada malam Lailatul Qadar semakin bertambah karena pintu neraka pun tertutup. Oleh karena itu, Bunda dapat menjalankan ibadah dengan pikiran tenang serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

10. Pahala yang dilipatgandakan

Setiap perbuatan kebaikan yang dijalankan di malam hari tersebut akan menerima ganjaran yang berkali-kali lipat. Hal itu disampaikan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW telah mengatakan:

"Setiap perbuatan baik yang dijalankan oleh manusia akan diberi ganjaran sebanyak sepuluh kali lipat dari jenis kemiripannya sampai tujuh ratus kali ganda." (HR. Bukhari-Muslim)

Ibadah pada malam Lailatul Qadar tahun 2025

Untuk mendapatkan berkah dan pahala dari keistimewaan malam Lailatul Qadar pada tahun 2025, Bunda bisa melakukan beberapa ibadah yang disarankan sebagai berikut:

1. Salat tarawih

Di malam Lailatul Qadar, para pemeluk Islam disarankan untuk meningkatkan ibadahnya, termasuk melaksanakan salat tarawih. Shalat tarawih merupakan suatu amalan sunnat yang sangat direkomendasikan dan menjanjikan ganjaran berlimpah.

Rasulullah SAW pernah berpesan, "Siapa pun yang melaksanakan shalat tahajud pada malam hari selama bulan Ramadhan dengan penuh iman serta dalam rangka mendapatkan ganjaran, maka dosa-dosa sebelumnya akan dihapuskan." (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Salat sunnah malam

Shalat sunah pada malam hari, misalnya tahajjud, taubat, hajat, serta amalan-amalan lainnya dianjurkan untuk dilakukan selama malam Lailatul Qadar. Ini sesuai dengan ayat Al-Qur'an dari Allah SWT yang menyatakan:

"Dan, hamba-hamba Yang Mahaperlengkapan yang penyayang tersebut adalah mereka yang berjalan di atas bumi dengan kerendahan hati serta ketika orang-orang bodoh menemuinya, mereka menjawab dengan ucapan penuh keamanan. Sementara itu, ada juga mereka yang menghabiskan malam dalam sujud dan berdiri memuliakan Tuhannya." (QS. al-Furqaan [25]: 63-64).

3. Bersedekah

Berbuat sedekah menawarkan berbagai manfaat, khususnya saat menghadapi malam Lailatul Qadar. Memberikan sebahagian dari harta Anda kepada masyarakat atau mereka yang kurang beruntung dapat menjadi sarana untuk mendapatkan ridho Allah dalam malam tersebut.

4. Tilawah Al-Qur'an

Al-Qur'an disampaikan di malam Lailatul Qadar, oleh karena itu membacanya pada saat tersebut memberi ganjaran yang amat tinggi. Menghayati serta mempelajari ayat-ayatnya pun bakal menghasilkan berbagai keuntungan rohani, Bu.

5. Berzikir

Malam Lailatul Qadar merupakan saat ideal bagi Bunda untuk meningkatkan dzikir ke hadrat Allah SWT. Lewat dzikir ini, Bunda bisa semakin dekat pada-Nya serta menemukan kedamaian batin. Gunakan momen-momen tersebut dengan baik sebagai kesempatan untuk menggenapkan dzikir dan meminta pengampunan, karena doa-doa kita cenderung lebih sering terkabul pada waktu itu.

6. Menyediakan makanan untuk orang yang berbuka puasa

Amalan berikutnya yang sangat direkomendasikan adalah menyediakan makanan untuk orang yang berpuasa. Menurut sabda Rasulullah SAW, "Siapa saja yang memberi makan kepada seseorang yang berpuasa, akan mendapatkan ganjaran sebesar orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun" (HR. Ahmad).

7. I'tikaf

I'tikaf merujuk pada kegiatan menetap dan berdoa di dalam masjid sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Periode yang ideal untuk melaksanakan i'tikaf biasanya adalah selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Hal ini sesuai dengan keterangan Aisyah bahwa Rasulullah SAW pernah mengamalkan i'tikaf tersebut di masa-masa terakhir Ramadhan sebelum meninggal dunia.

8. Berdoa

Tingkatkanlah ibadah berdoa pada malam Lailatul Qadar. Menurut Imam Sufyan ats-Tsauri, "Aku lebih menyukai berdoa pada waktu malam dibanding shalat." Memanjatkan doa pada saat itu amat luar biasa, maka pilihlah permohonan-permintaan yang terdapat dalam Al-Quran atau yang telah disampaikan oleh Rasulullah Saw.

9. Menyuci tubuh seperti mandi serta hal-hal serupa

Merawat kesucian diri pun tak kalah pentingnya. Sebagaimana dicontohkan oleh Anas bin Malik serta Zirr bin Hubaisy, tokoh tarekat ternama pada zamannya, Ibrahim An Nakha'i kerap mengambil mandi tiap malam di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Kesegaran jasmani ini dapat membuat Ibu merasa lebih fresh dan siap dalam melaksanakan ibadah.

10. Mengenakan pakaian terbaik serta menggunakan parfum

Ayyub As Sikhtiyani, seorang ulama hukum ternama, mempunyai perilaku yang layak dicontoh. Dia secara konsisten bermandi, menyemprotkan wangi-wangian, serta memakai baju bersih pada malam yang dipercaya sebagai Lailatul Qadr.

Doa malam Lailatul Qadar

Sesudah melaksanakan salat sunnah Lailatul Qadar, ibu boleh mengucapkan doa khusus untuk malam tersebut. Berdasarkan riwayat dari Sayyidah Aisyah radiallahuanha, ada dua alternatif doa yang dapat dipraktikkan:

1. Menurut catatan Imam At-Tirmidzi

Perpaduan antara kekuatan dan kemurnian dalam jiwa seseorang dapat membentuk karakter yang luar biasa.

Semuaoh Allah sungguh penyayang dan murah hati, Engkau suka mengampuni kesalahan, maka ampunilah aku sekarang juga. (' ann jika berjamaah)

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Penyayang. Engkau pun senantiasa menginginkan pengampunan. Karenanya, ampunkanlah aku (atau kita).

Doa yang tertera tersebut direkomendasikan menurut hadits berikut:

ليلةَ القَدْرِ ، ما أَدْعُو به؟ قال: قُولي: اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي» أخرجه الترمذي

Artinya: Menurut Sayyidah Aisyah radhiallahuanha, beliau berkata bahwa dia pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Ya Rasulallah, apa yang sebaiknya saya ucapkan apabila menemukan malam Lailatur Qadr?" Maka jawabannya adalah, "Ungkapkanlah, 'Allâhumma innaka afwun karîmun tuĥibbull-'afwa fa'fowan,". (Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi)

2. Berdasarkan riwayat lima Imam hadits kecuali Imam Abu Dawud

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allhumma innaka afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'ann« ( ann jika berjamaah) .

Artinya: Wahai Tuhan, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun. Engkau pun senantiasa menginginkan ampunan. Karenanya, ampunkanlah aku (dan kami).

Doa untuk malam Lailatul Qadar yang satu ini sangat direkomendasikan setelah menerangkan hadits berikut:

Ya�sah menceritakan tentang seorang pria yang berjuang dengan kehidupan dan mencari makna hidupnya. Dia berkata, “Hidup itu seperti sebuah perjalanan: kadang-kadang kita harus melewati jalan terjal untuk menemukan tujuan kita”. Dengan semangat, dia melanjutkan petualangan dalam pencarian diri, sambil menghadapi tantangan-tantangan di sepanjang jalan. Apakah ada sesuatu yang bisa membantu Ya�sah mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang apa artinya menjadi manusia sebenarnya?

Arti hadis tersebut: Sayyidah Aisyah radhiyallohu ‘anha berkata, dia pernah menanyakan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasalam tentang apa yang sebaiknya didoakan apabila seseorang yakin bahwa dirinya sedang berada dalam Lailatur Qadr. Jawaban Rasululloh SAW-nya ialah untuk membaca lafadz "Allohumma innaka Afwan Tuhibbull‘Afwa Fa’fuan Anna". Menurut Imam At-Tirmidzi dan Al-Hakim, hadits ini dinyatakan sahih, meskipun tidak dicatat oleh Imam Abu Dawud.

Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkan doa pada malam Lailatul Qadr:

Beribadah doa pada malam Lailatul Qadar merupakan suatu kebiasaan yang sangat direkomendasikan, khususnya menjelang penghujung Ramadhan. Kesempatan mulia ini harus dimanfaatkannya dengan tekun, lebih-lebih lagi dalam sepuluh hari terakhir dari Bulan Suci Ramadhan tersebut.

Sebagai seorang Muslim yang kebanyakan mengikuti mazhab Syafi'i, Bunda dan keluarga disarankan untuk melaksanakan doa Lailatul Qadr selama sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, oke?

Jadwal melaksanakan salat Lailatul Qadar

Shalat sunah Lailatul Qadr dilakukan pada salah satu malam di antara sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan. Hal ini menjadi kepercayaan sebagian besar para ulama dari Mazhab Syafi'i, yang merupakan aliran dominan bagi umat Islam di Indonesia.

Walau shalat ini sifatnya sunah, penting untuk ditekankan bahwa shalat Lailatul Qadr dapat berubah menjadi wajib apabila bunda sudah membuat nazar. Nabi Muhammad SAW bersabda:

یڮ سپان غور ضيط کهل آمى ظان عزدوق حكن ےبين أولوي الثورين

Pesan ini berarti: Jika seseorang bersumpah untuk melaksanakan shalat sunnah di malam Lailatul Qadar, maka orang itu harus menjalankannya setiap malam dalam sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan. Ini disebabkan oleh ketidaktentuan tentang kapan tepatnya malam Lailatul Qadar tersebut akan datang. (Al-Khatib As-Syarbini, Mughnil Muhtaj ila Ma'rifati Ma'ani Alfazhil Minhaj)

Ibu dapat memulai melaksanakan salat Lailatul Qadar sesudah shalat Isya dan Tarawih. Momen ini bertahan sampai mendekati waktu subuh, kira-kira pukul 03:00 WIB di pagi hari.

Niat salat Lailatul Qadar

Satu kondisi agar salat dikatakan benar adalah dengan menyebut niat terlebih dahulu. Apabila Bunda serta keluarga ingin menjalankan salat sunnah Lailatul Qadar, sangatlah diperlukan untuk mempelajari bacanya.

Shalat ini bisa dilaksanakan sendirian atau bersama-sama, terdiri dari 2 hingga 4 rakat. Apabila sholatnya berjemaah, letakkan frasa "imam dan makmum" di depan kalimat "lillahi ta'ala".

1. Berniat melakukan shalat 2 rakaat

أُصَلِّى سُنَّةَ ـومَهَ فَيًٌٍْ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Ushalli secara sunnat di malam Lailatul Qadar dengan dua rakaat menghadap kiblat untuk Allah Ta'ala.

Artinya: Niat saya adalah untuk melaksanakan shalat sunah Lailatul Qadr selama dua rakaat sambil berhadapan dengan kiblat demi Allah Azza wa Jalla.

2. Tujuan shalat empat rakat

أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ جَمَوَفِهِ

Ushalli sunnatul laylatil qadr tiap empat tahun sekali untuk Allah Ta'ala.

Pesan tersebut berarti: Niat untuk melaksanakan salat sunah Lailatul Qadar selama empat rakaat atas nama Allah Ta'ala.

Prosedur Shalat Lailatul Qadr

Berikut adalah petunjuk serta bacana untuk mengucapkan doa pada saat shalat Lailatul Qadar bagi umat Islam yang berkeinginan melaksanakannya, entah itu dua hingga empat rak'at:

1. Rakaat pertama:

  • Membaca Surah Al-Fatihah.
  • Membaca Surat Al-Qadr satu kali atau Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.

2. Rakaat kedua:

  • Membaca Surat Al-Fatihah.
  • Mengkaji surat Al-Qadr sekali atau mengulangi Surat Al-Ikhlas tujuh kali.

3. Setelah salam


  • Pastikan Anda mengucapkan istighfar sebanyak 70 kali sebagai pengakhiran. Di bawah ini terdapat lafal istighfar yang dapat diucapkan sesudah melakukan salam:
    Berikut lafalnya:
    Astaghfirullah wa atubu ilayh

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullha wa at«bu ilayhi

Artinya: Saya mengajukan permintaan pengampunannya kepada Allah dan saya bertaubat di hadapannya.

Pada saat yang sama, apabila Bunda berkeinginan melakukan salat Lailatul Qadar dengan empat rakaat, dianjurkan untuk mengamalkan membaca surah singkat pada tiap rakaat tersebut. Bunda dapat menyebutkan Surat At-Takatsur sekali dan Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali dalam prosesnya.

Harap diperhatikan, sholat Sunnah Lailatul Qadar berjumlah empat rakiat tidak membutuhkan tahiyat pertama. Sesudah menyelesaikannya, Anda pun bisa menerapkan doa istighfar seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Pilihan Redaksi
  • Doa Malam Lailatul Qadar: Allahumma Innaka Afuwwun, Lengkap dengan Arab, Latin & Artinya
  • Daftar Urutan Surat Salat Tarawih 11 dan 23 Rakaat
  • Doa untuk Malam Lailatul Qadr beserta Ibadah yang Komplet

Berikut adalah penjelasan tentang malam Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan tahun 2025, Bunda. Mari kita gunakan kesempatan khusus ini untuk melakukan amal-amal yang disarankan. Mudah-mudahan semua ibadah kita diterima serta memberikan berkat. .

Untuk bunda yang ingin berbagi pengalaman tentang parenting sambil memiliki kesempatan memenangkan hadiah-hadiah menarik, silakan bergabung dengan komunitas laksamana.idSquad. Untuk mendaftar, cukup klik linknya. di SINI . Gratis!

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: