Laksamana.id | Jakarta – Atase Kepolisian Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, Commandant De Police Chassot, mengapresiasi kinerja Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menangani kasus penjambretan yang menimpa warga negara Prancis, Marion Parent, dan anaknya di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Dalam konferensi pers yang digelar di Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (21/3), Chassot secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat kepolisian dalam mengungkap kasus ini.
Kasus penjambretan tersebut terjadi pada 5 Maret 2025, ketika Marion Parent dan anaknya menjadi korban perampasan dengan kekerasan. Pelaku tidak hanya merampas kamera milik korban, tetapi juga menodongkan pisau, menyebabkan trauma bagi Marion dan anaknya. Berkat kerja cepat Polres Pelabuhan Tanjung Priok, sebanyak delapan tersangka berhasil diamankan, terdiri dari tiga pelaku utama dan empat penadah.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas hal ini dan berterima kasih atas sambutan yang Anda berikan kepadanya serta cara Anda mendengarkannya. Memperkuat hubungan dengan Indonesia merupakan prioritas bagi otoritas Prancis. Indonesia adalah pemain utama di panggung internasional, dan Prancis serta Indonesia adalah mitra strategis sebagai negara di kawasan Indo-Pasifik," ujar Chassot.Langkah sigap Polres Tanjung Priok ini tidak hanya mendapat apresiasi dari pihak Kedutaan Besar Prancis, tetapi juga memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Prancis, khususnya dalam bidang keamanan dan perlindungan warga negara asing di Tanah Air. Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, termasuk wisatawan dan ekspatriat. (Red)
Editor : Pimred Laksamana.id