Laksamana.id , Jakarta - Kemajuan teknologi yang berkelanjutan membuka peluang bagi manusia untuk mengeksplorasi bagian-bagian bumi yang masih belum tersentuh. Akan tetapi, ada juga beberapa benda di planet kita ini menjadi semakin jarang ditemui. tempat terlarang karena beberapa alasan.
Berikut ini adalah beberapa tempat terlarang di seluruh dunia dimulai dengan Area 51 di Amerika Serikat sampai Pulau Ular di Brazil, tidak diperbolehkan untuk dikunjungi baik wisatawan ataupun warga setempat. Berbagai alasan menjadi dasar larangan tersebut, antara lain demi menjaga keamanan serta menyembunyikan informasi penting agar tidak tersebar kepada masyarakat umum. Sebagaimana dilaporkan Travel + Leisure Asia dan Holidify , berikut daftar selengkapnya.
Daftar Lokasi Larangan Akses di Planet Bumi
1. Area 51, AS
Bicarakan tentang lokasi-lokasi terlarang untuk didatangi di seluruh dunia, Area 51 Tidak boleh melewatkannya dalam daftar ini. Terletak di Nevada, AS, informasi tentang area tersebut sangat sedikit diketahui akibat tingkat keamannya yang ketat serta letak geografisnya yang jauh dari keramaian.
Akan tetapi, Area 51 dikenal sebagai lokasi untuk pengujian gabungan antara Angkatan Udara Amerika Serikat dan CIA. Meskipun demikian, orang-orang yang menyukai teori konspirasi meyakini bahwa Area 51, yang telah beroperasi sejak tahun 1955, memiliki hubungan dekat dengan alien atau makhluk dari luar bumi.
2. Tugu Kremasi Qin Shi Huang, China
Ribu-an tentara terakota, yang merupakan figur Prajurit dari tanah liat, tertata dengan rapi dalam kompleks makam untuk Kaisar Pertama China, Qin Shi Huang. Ratusan ribu patung-patung tersebut memiliki tatapan datar dan sudah mulai dikelupas sejak penggalian mereka dimulai tahun 1974. Situs Warisan Budaya UNESCO ini semakin ditumbuhkan aura mistis oleh keadaan serupa itu.
Sampai hari ini, ahli arkeologi serta sejarawan belum dapat memastikan apa saja yang terdapat dalam mausoleum Qin Shi Huang karena kurangnya persetujuan dari pihak berwenang Tiongkok. Akan tetapi, disebutkan bahwa tempat itu dipenuhi dengan benda-benda yang diperlukan bagi sang kaisar untuk digunakan pada kehidupannya selepas meninggal dunia.
3. Pulau Queimada Grande, Brazil
Tidak ada alasan tertentu mengapa pulau Ilha da Queimada Grande ditutup untuk wisatawan. Lokasi ini terletak di Brazil dan menjadi habitat sekitar 4.000 ekor ular berbisa jenis kepalan tombak emas yang sangat berbahaya.
Pulau ini dihuni oleh berbagai hewan melata sehingga para pengunjung bisa menemui seekor ular dalam setiap area seluas 1 meter persegi. Akses ke Pulau Ilha da Queimada Grande, yang artinya adalah Pulau Besar Berapi, sangat terbatas dan jarang diketahui orang umum. Pulau Ular , yang berlaku hanya bagi para peneliti di Institut Konservasi Keanekaragaman Hayati Chico Mendes.
4. Kuil Utama Ise di Jepang
Di samping keindahan bunga sakura serta panorama alamnya yang damai, kuil menjadi salah satu daya tarik pariwisata utama di Jepang yang telah menyedot banyak tamu. Dari sekitar 80.000 kuil yang terletak di seluruh wilayah negara ini, Kuil Utama Ise di Prefektur Mie adalah salah satunya yang sangat memesona.
Keindahan arsitekturnya adalah akibat restorasi yang dijalankan setiap dua puluh tahun satu kali. Kuil tersebut dikhususkan bagi Amaterasu, Dewi Matahari menurut mitos Jepang; oleh karena itu, akses ke sana hanya diperuntukkan bagi para pendeta serta anggota keluarga kerajaan saja guna memelihara keterhormatan dan kesucian tempat suci tersebut.
5. Pulau Sentinel Utara, milik India
Lokasi yang dilarang di Planet Selanjutnya Adalah Pulau Sentinel Di utara India terdapat sebuah pulau yang tak ditradisi oleh siput atau binatang berbahaya lainnya. Masyarakat dilarang masuk ke sana sebab warga asli dari pulau tersebut, suku Sentinel, sangat tertutup dan tidak menyambut tamu luar biasa baik.
Kelompok suku Sentinel dikenal telah menempati pulau itu selama lebih dari 50.000 tahun dan mendapatkan perlindungan berdasarkan UU Perlindungan Suku Asli Kepulauan Andaman dan Nicobar sejak tahun 1956.
6. Gua Lascaux, Prancis
Pernah jadi destinasi turis favorit antara tahun 1948 sampai 1963, Gua Lascaux di Paris saat ini telah sepenuhnya tertutup bagi publik. Penyegelan ini terjadi lantaran lukisan pra-sejarah dengan usia kurang lebih 17 ribu tahun pada dinding-dinding goa itu rusak disebabkan oleh peningkatan temperatur, tingkat kelembaban, serta adanya bakteri.
Namun demikian, para turis masih bisa belajar dan menghargai karya seni dari zaman Paleolitik Atas melalui replika guanya yang dikenal sebagai Lascaux II.
7. Chichen Itza, Meksiko
Terjadi sebuah peristiwa yang menjadikan Piramida Chichén Itzá saat ini termasuk dalam daftar tempat terlarang untuk dikunjungi di planet kita. Di tahun 2006, seorang wanita meninggal setelah jatuh dari atas Kuil Kukulkan, nama lain dari struktur bersejarah itu. Sebagai akibatnya, para wisatawan kini cuma bisa melihat salah satu anggota dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru ini dari jarak tertentu.
8. Gudang Biji Svalbard di Norway
Brankas Benih Svalbard, dikenal pula sebagai Brankas Kiamat, adalah salah satu area tertutup di planet kita yang menampung lebih dari 100 juta jenis tanaman berbagai ragam dari seluruh penjuru bumi. Terletak di dalam pegunungan di Spitsbergen, masuk ke lokasi ini bukanlah hal yang mudah bagi publik pada umumnya dan biasanya hanya digunakan untuk tujuan pengarsipan biji-bijian tersebut.
9. Dokumen Rahasia Vatikan, Negara Kepausan Vatikan
Bukan setiap orang dapat mengakses Arsip Rahasia Vatikan atau Arsip Apostolik Vatikan. Di sini disimpan banyak data tentang Gereja Katolik serta beberapa dokumen bernilai tinggi lainnya, contohnya adalah surat dari Michelangelo untuk Paus Julius II yang tersimpan dengan baik di rak sen.panjang hingga 85 kilometer termasuk ruang bawah tanah mereka.
10. Gerbang yang Benar, Republik Ceko
Berikutnya, lokasi terlarang di dunia ada di Pravicka Brana, Republik Ceko. Awalnya, tempat ini populer di kalangan wisatawan yang tertarik pada gerbang batu alami dengan bentukan lengkungan yang mengagumkan. Namun, struktur lengkungan itu sangat rentan rusak, membuat otoritas setempat membatasi akses publik ke area tersebut demi menjaga keamanan para pengunjung.
TRAVEL DAN KEMUDAHAN DI ASIA | FESTIVAL LIBURAN
Editor : Pimred Laksamana.id