Timnas China sukses mendapatkan kemenangan besar pada laga persahabatan sebelum babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 di wilayah Asia.
Tim nasional China akan menjalani dua pertandingan krusial di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Mereka direncanakan akan mengunjungi kantor pusat Arab Saudi pada tanggal 20 Maret, dan selanjutnya menerima kunjungan dari Australia lima hari setelahnya.
Untuk mempersiapkan diri, lawan tim nasional Indonesia dalam grup C tersebut menjalani pertandingan persahabatan menghadapi tim nasional Kuwait.
Untuk Kuwait, laga kontra China pun merupakan bagian dari antisipasi mereka menjelang kejuaraan semacam itu.
Kuwait sekarang menempati urutan kelima dalam tabel grup B untuk babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meskipun China berada di posisi bawah dalam Grup C, tetapi memiliki jumlah poin yang sama seperti Indonesia, Arab Saudi, dan Bahrain.
Jepang tetap berada di puncak klasemen dengan 16 poin, memimpin 9 poin dari Australia yang menduduki peringkat kedua.
Dua tim dengan peringkat tertinggi akan mendapatkan tempat langsung dalam undian Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Tim yang menempati urutan ketiga dan keempat ini akan melanjutkan pertarungan mereka di tahap kualifikasi selanjutnya.
Pertarungan antara China dan kuwait terjadi tertutup di Dubai, Uni Emirat Arab, pada hari Sabtu (15/3/2025).
Memimpin permainan sejak menit pembuka, timnas China sukses mengemas tiga gol bersamaan di paruh waktu pertama.
Li Lei membongkar kebekuatan sebelum mencetak gol bunuh diri yang menambah kedudukan unggulnya.
Behram Abduweli memperkuat unggulannya untuk Cina dengan mencetak gol mendekati akhir babak pertama.
Dua tim tersebut mengeluarkan sejumlah cadangan mereka pada periode kedua.
Di tim China, pelatih Branko Ivankovic menambahkan pemain naturalisasi yang berumur 30 tahun, yaitu Serginho.
Ini adalah debutnya untuk pemain asal Brasil tersebut setelah ia memperoleh pasporn China.
Media Cina melaporkan bahwa Serginho tampil cukup efektif ketika dia dimasukkan sebagai pemain cadangan.
Pada periode kedua, Ivankovic pun mengeluarkan sejumlah pemain utama agar terlindungi dari kemungkinan cidera.
Keadaan itu mengizinkan Kuwait mencetak gol sehingga mengejar ketertinggalannya diakhir babak kedua.
Akhirnya, pertandingan tersebut berkesudahan dengan hasil akhir 3-1 bagi keberuntungan China.
Hasil tersebut memberikan dorongan yang sangat positif bagi China menjelang pertandingan melawan Arab Saudi dan Australia.
Kinerja impresif Tiongkok dalam pertandingan kontra Kuwait memberikan peringatan kepada lawannya yang lain, termasuk tim nasional Indonesia.
Tim Nasional Indonesia direncanakan akan bertemu dengan China dalam laga kesembilan dari Grup C yang jadwalnya dipasangkan untuk tanggal 5 Juni nanti.
Sebelumnya, Tim Garuda akan bertemu dengan Australia dan Bahrain pada tanggal 20 dan 25 Maret.
Editor : Pimred Laksamana.id