Gegara Ulasan Negatif Tasya Athasyia, Roti Bakar Santa Gulung Jadi Sorotan

Gegara Ulasan Negatif Tasya Athasyia, Roti Bakar Santa Gulung Jadi Sorotan
Gegara Ulasan Negatif Tasya Athasyia, Roti Bakar Santa Gulung Jadi Sorotan

laksamana.id Belakangan ini, media sosial ramai diperbincangkan mengenai kasus yang menimpa Influencer bernama Tasya Athasyia karena unggahan videonya tentang tinjauan makanan. Sang vlogger kuliner sering kali dipandang sebagai faktor penentu keberhasilan atau kegagalan usaha orang lain.

Peristiwa itu terjadi kira-kira dua tahun silam, saat UMKM di Pasar Santa memulai bisnis Roti Bakarnya.

Usaha roti bakar miliknya bernama Roti Bakar Pasar Santa telah menjadi pilihan favorit bagi beberapa selebritas seperti Nagita Slavina sampai Tasya Faransya, yang dikenal sebagai kembaran dari Tasya Athasyia.

Akan tetapi, upaya Roti Bakar Pasar Santa harus berakhir setelah mendapatkan tinjauan yang jujur dari Tasya Athasyia.

Sedih! Remaja Berusia 15 Tahun Jadi Korban Prostitution Karena Ditinggal Keluarganya

Tasya Athasyia diduga merugikan usaha-usaha kecil menegah seperti UMKM.

Keluhan itu muncul setelah Tasya membahas sejumlah Bika Ambon yang baru diambil dari dalam kulkas.

Tiba-tiba, komentar itu menimbulkan kontroversi sehingga sejumlah pakar kuliner dan sesama selebritas, misalnya Nicky Tirta, ikut campur.

Tasyi enggan agar dugaan publik menjadi lebih kacau, sehingga ia akhirnya memberikan penjelasan melalui postingannya di Instagram @tasyiathasyia.

Seorang wanita yang berumur 32 tahun menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan itu hanyalah dusta semata.

"Sebagai seorang insan, saya berhak untuk menyampaikan penjelasan tentang seluruh tuduhan serta serangan-serangan opini yang tengah terjadi ini," ungkap Tasya memulai pernyataannya dalam klarifikasi tersebut, seperti dilaporkan Tribunnews pada hari Minggu, 9 Maret 2025.

Sebelum publik memberikan penilaian negatif terhadapnya, Tasyi mengajak warganet untuk menyaksikan beberapa review masakan yang telah dia posting di kanal YouTube-nya sendiri.

"Sebelum mengkritik saya, apakah Anda pernah sungguh-sungguh memandang siapa diri saya tanpa lensa ketidaksukaan? Apakah Anda sudah menonton video YouTube saya? Atau setidaknya telah menyaksikan episodenya di Jajanan Favorit Tasyi?" kata Tasyi.

Tasya menyebutkan bahwa dia telah meninjau berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanpa menerima upah sepeserpun.

Kamu tahu berapa jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang telah kubantu untuk dipromosikan tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun?

"Tanya saja kepada mereka, apakah saya pernah minta uang untuk hal tersebut?" ungkap Tasyi.

Istri dari Syech Zaki ini menyatakan bahwa dia sengaja mengambil risiko dengan membandingkan produk UMKM miliknya dengan merek-merek besar.

Tidak hanya dalam program JFT, bahkan pada episode Battle juga saya tidak ragu untuk mengunggah jika pemenangnya adalah UMKM melawan merek-merek besar.

Gempa baru saja terjadi pada hari Jumat, tanggal 14 Maret 2025. Waspadai potensi guncangan susulan yang mungkin timbul.

"Dengan mengambil resiko untuk merusak kolaborasi hanya untuk memelihara integritas," ujar Tasyi.

Tasya juga mengajak pengguna internet untuk menyertakan bukti terkait tuduhan yang diajukan.

"Apakah kalian pernah melihat bukti transfer atau pernytaan resmi dari merek yang mengonfirmasi bahwa saya di bayar untuk menjelek-jelekkannya? Jika memang benar demikian adanya, dimana buktinya? Dan siapakan orang atau pihak yang telah membayari saya?" tanyanya dengan rinci.

Tasya merasakan kekecewaan terhadap netizen karena mereka begitu cepat mempercayai berita tanpa bukti yang pasti.

Seberapa cepatnya kau mempercayai tuduhan palsu tanpa adanya bukti? Saya tekankan hal ini merupakan fitnah. Bila benar, berilah buktinya.

"Boleh jadi ada food reviewer yang berperilaku begitu, tetapi apa adil jika menuduh food reviewer lain yang tak terkait dengan cara tersebut?," tegasnya.

Artikel ini sudah dipublikasikan di Tribunnews.com

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: