Stabilkan Harga Pangan Pemprov Jateng Salurkan Subsidi Untuk Warga

Stabilkan Harga Pangan Pemprov Jateng Salurkan Subsidi Untuk Warga
Stabilkan Harga Pangan Pemprov Jateng Salurkan Subsidi Untuk Warga

Laksamana.id | Jepara - Stabilkan harga Pangan Pemprov Jawa Tengah salurkan subsidi untuk warga.Ratusan warga Kota Jepara berbondong-bondong mendatangi Kantor Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, dengan wajah semringah, Kamis (13/3/2025).

 Ya, mereka antusias karena mendapatkan subsidi pangan pokok murah, yang disalurkan Pemerintah Pemprov Jawa Tengah.

 Meski antusias, warga tetap bisa tertib dan mengantre untuk mendapatkan pelayanan petugas. Hari itu, komoditas pangan pokok yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, dan bawang merah. Tentu, harganya lebih murah ketimbang yang ada di pasaran.

 Hal itulah yang membuat warga menyambut senang dan semringah program Penyaluran Subsidi Pangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 itu.

Warga yang menyatakan senang dengan adanya program tersebut. Apalagi, dilaksanakan saat sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga pada bulan suci Ramadhan.

 Ya, senang sekali karena harganya murah. Ini saya beli beras sama minyak goreng, dan bawang merah.

 Menurut ibu Rusmiati, dalam program subsidi tersebut, setiap warga dibatasi untuk pembelian pangan pokok. Yakni 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan bawang merah 1 kilogram. Namun, hal itu baginya sudah mampu meringankan beban warga, terutama mereka yang berada di bawah garis kemiskinan.

 Kalau misalnya tidak dibatasi saya mau beli lagi, karena murah dibanding dengan harga di pasar, saat diwawancarai wartawan Investigasi mabes.

 Kalau beras ini per 5 kg hanya Rp55.000, jadi per kg hanya Rp11.000 saja. Dan kalau minyak goreng Rp15.000 per liter, dan bawang merah 16 ribu per kg,” ungkapnya.

 Senada dengan ibu Jumiati (38) yang mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang memberikan subsidi pangan pokok kepada masyarakat.

 Selain harga yang murah, komoditas yang disalurkan juga memiliki kualitas yang layak untuk dikonsumsi.

 Dari warga senang karena ada subsidi dari pemerintah provinsi Jawa Tengah,” paparnya.

 Jumiati berharap, program penyaluran subsidi pangan bisa terus dilakukan secara menyeluruh di tiap kabupaten/ kota, terutama daerah yang memerlukan.

 Cukup membantu bagi warga yang membutuhkan. Saya sendiri satu rumah ada 5 orang, jadi program ini cukup membantu,"ujarnya.

 Khususnya untuk pangan pokok strategis, yang saat ini menjelang hari raya mengalami kenaikan harga pada beberapa komuditas pangan, seperti beras, minyak goreng, dan bawang merah , Kenaikan rata-rata 10-30 persen dari harga ketentuan pemerintah.

 Sehingga dengan kondisi ini pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas pangan untuk tidak naik lagi, dan yang kedua meningkatkan jangkauan pangan masyarakat.

 Berharap, program tersebut mampu mempermudah akses pangan bagi masyarakat. Sehingga, penyaluran subsidi pangan akan dilakukan di kabupaten/kota di Jawa Tengah," tutupnya pewarta Badi.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: